Ketahui Bahaya Cuaca Panas dan Tips Mengatasinya

Ilustrasi - (foto by pixabay)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Efek dari pemanasan global dirasakan di semua negara di dunia. Bahkan di negara Eropa dan Amerika sedang dilanda gelombang panas beberapa waktu terakhir. WHO mencatat hingga akhir pekan kemarin sudah ada 1.700 meninggal karena gelombang panas di Portugal.

Meski BMKG mengatakan gelombang panas tidak berpotensi terjadi di Indonesia, namun bukan berarti cuaca panas tidak dirasakan warga Indonesia. 

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Makassar, Irwan Nasution menjelaskan karena terletak di garis khatulistiwa maka gelombang panas tidka terjadi di Indonesia, namun tetap merasakan suhu panas harian.

“Suhu panas harian umumnya disebabkan cuaca cerah di siang hari saat posisi semu matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa. Biasanya terjadi pada bulan Maret dan September saja,” katanya kepada CELEBESMEDIA.ID,Senin (25/7/2022).

Bahaya cuaca panas

Suhu panas yang bisa mencapai 40 derajat Celcius ini mengancam nyawa tidak hanya bagi kelompok yang berisiko tinggi, tetapi juga bagi seseorang yang kondisinya sehat. Dokter Fadhli Rizal Makarim dalam laman halodoc menjabarkan beberapa bahaya dari suhu panas.

1. Heat Cramps

Heat cramps juga bisa terjadi jika seseorang  beraktivitas yang mengeluarkan keringat sangat banyak, tapi hanya sedikit minum air, sehingga tubuh kekurangan elektrolit. Akibatnya Anda akan mengalami kram otot yang biasanya terasa di betis, paha dan bahu.

2. Heat Exhaustion

Sementara heat exhaustion dapat terjadi saat tubuh berada di bawah suhu panas yang sangat tinggi dan biasanya disertai dengan dehidrasi. Ada dua jenis heat exhaustion, yaitu:

Kekurangan cairan. Ciri-cirinya adalah rasa haus yang sangat besar, lesu, sakit kepala dan pingsan.

Kekurangan garam yang dapat menyebabkan mual dan muntah-muntah, kram otot dan pusing. 

3. Heat Stroke

Ini adalah kondisi paling serius yang bisa disebabkan oleh cuaca panas. Heat stroke dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan organ dalam tubuh lainnya, bahkan kematian.

Tips Mencegah Dehidrasi saat Cuaca Panas

1. Perbanyak Minum Air Putih

Cuaca panas membuat tubuh lebih mudah mengeluarkan keringat yang bisa menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan. Jika ingin tetap segar dalam cuaca panas, kamu harus banyak minum air putih walaupun tidak merasa haus.

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan. Maka dari itu Anda  harus mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak mengkonsumsi air putih, apalagi ketika cuaca sedang panas esktrim.

2. Perbanyak Makan Buah dan Sayur

Pilih buah dan sayur yang mengandung banyak air seperti mentimun dan semangka agar dapat menggantikan cairan tubuh yang terbuang karena cuaca panas.

3. Kurangi Porsi Makan Berlebihan

Makan berlebihan juga bisa meningkatkan suhu tubuh karena perubahan metabolisme sehingga sebaiknya hindari porsi makan berlebihan.

Hindari makanan berprotein tinggi dan porsi yang besar membuat tubuh harus bekerja keras ketika mengolah makanan dalam sistem pencernaan yang bisa meningkatkan produksi panas dari metabolisme.

4. Kenakan Pakaian yang Nyaman dan Berwarna Cerah

Cara berpakaian akan sangat mempengaruhi dampak dari cuaca panas terhadap tubuh. Agar tubuh tetap dalam keadaan sejuk dan terhindari dari dehidrasi kenakan pakaian yang longgar.

Selain itu, pilih juga pakaian berbahan katun yang lebih baik dalam menyerap kelembaban atau keringat. Dan terakhir, kenakan pakaian yang berwarna cerah karena dapat memantulkan panas dan cahaya matahari dengan lebih baik.

5. Istirahat di Tempat yang Dingin

Kenali kemampuan tubuh terhadap cuaca panas dan beristirahatlah yang cukup. Carilah tempat yang teduh atau memiliki pendingin ruangan untuk beristirahat.