Rusia Desak Evakuasi Massal Diplomat dari Kiev
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Rusia, Rabu (6/5), mendesak
negara-negara asing untuk mengevakuasi diplomat dan personel lainnya dari Kiev
karena kemungkinan “serangan balasan” jika Ukraina melakukan serangan di tengah
perayaan Hari Kemenangan pada 9 Mei.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri
Rusia, Maria Zakharova, mengatakan bahwa sebuah nota telah dikirim ke semua
misi diplomatik asing dan kantor perwakilan organisasi internasional yang
terakreditasi oleh kementerian tersebut.
Nota tersebut mengingatkan kembali pernyataan Kementerian
Pertahanan yang dirilis pada Senin (4/5), yang menyatakan bahwa mereka mencatat
pernyataan yang diberikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari yang
sama.
Nota tersebut mendesak pihak berwenang di negara
masing-masing dan pimpinan organisasi masing-masing untuk menanggapi pernyataan
Kementerian Pertahanan dengan "tanggung jawab penuh" dan memastikan
"evakuasi tepat waktu" personel diplomatik dan lainnya, serta warga
negara, dari Kiev.
Catatan tersebut menyebutkan "serangan balasan yang tak
terhindarkan" oleh Rusia terhadap Kiev, termasuk "pusat pengambilan
keputusannya," jika Ukraina melakukan serangan selama perayaan Hari
Kemenangan yang dijadwalkan pada 9 Mei.
Dalam pidato pada sesi pembukaan KTT Komunitas Politik Eropa
ke-8 di ibu kota Armenia, Yerevan, Zelenskyy mengingatkan bahwa Rusia
mengumumkan akan mengadakan parade Hari Kemenangan 9 Mei tahunan di Moskow
tanpa peralatan militer.
"Jika itu terjadi, itu akan menjadi pertama kalinya
dalam bertahun-tahun. Mereka tidak mampu mengadakan peralatan militer -- dan
mereka takut drone akan terbang di atas Lapangan Merah," kata Zelenskyy.
Pada 29 April, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa
konvoi peralatan militer negara itu tidak akan berpartisipasi dalam parade
militer tahun ini "karena situasi operasional saat ini."
Sumber: ANTARA/Anadolu
