Semarak HUT ke-81 RI di Washington, Ada Reog Ponorogo

Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Wisma Indonesia, Washington DC, Amerika Serikat, pada Senin (17/8/2026) - (Foto by ANTARA/HO-KBRI Washington DC

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pertunjukan Reog Ponorogo dan musik tradisional Jawa Timur turut memeriahkan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Wisma Indonesia, Washington DC, Amerika Serikat, Senin (17/8) waktu setempat.

Kesenian khas Ponorogo itu menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian perayaan kemerdekaan yang dihadiri masyarakat Indonesia dan diaspora di Amerika Serikat. 

Reog dikenal melalui dadak merak, yakni topeng berbentuk kepala singa berhiaskan bulu merak yang beratnya dapat mencapai puluhan kilogram.

Kesenian Reog Ponorogo telah diakui UNESCO sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda. Penampilannya di Washington DC sekaligus menjadi bagian dari upaya diaspora Indonesia memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara di luar negeri.

“Saya sangat senang diberi kesempatan dan dukungan untuk menampilkan budaya Indonesia di Washington,” ujar Bandi Wiyono, diaspora Indonesia asal Ponorogo, dalam keterangan tertulis KBRI Washington DC.

Di bawah terik matahari dan sambutan antusias pengunjung, Bandi tampil lincah mengangkat dadak merak bersama kelompok seni Singolodoyo AS. Pertunjukan tersebut menambah semarak suasana perayaan HUT ke-81 RI.

Rangkaian acara diawali Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi. Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo bertindak sebagai inspektur upacara.

Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebanyak 17 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) mengibarkan Sang Merah Putih dengan khidmat. Para pemuda dan pemudi Indonesia tersebut telah menjalani latihan selama lebih dari delapan minggu untuk mempersiapkan momen sakral itu.

“Mengibarkan bendera pada upacara 17 Agustus di Washington adalah kehormatan yang sangat berarti bagi saya, apalagi sebagai anak Indonesia yang lahir dan besar di Amerika,” tutur Isaac Kaawoan, anggota Paskibra yang bertugas sebagai salah satu pengibar bendera.

Setelah upacara selesai, suasana perayaan berubah menjadi lebih meriah. Pemenang lomba busana nasional diumumkan sebelum para peserta menuju kediaman Duta Besar RI untuk bersilaturahmi.

Para tamu kemudian menikmati beragam makanan Indonesia sembari mendengarkan lagu-lagu Indonesia yang dibawakan secara langsung oleh band yang beranggotakan WNI dan diaspora Indonesia.

Semakin siang, lapangan tenis di Wisma Indonesia berubah menjadi arena berbagai permainan tradisional khas perayaan 17 Agustus. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa mengikuti lomba makan kerupuk, kursi goyang, kelereng, serta memasukkan pensil ke dalam botol.

Tawa dan sorak-sorai peserta serta penonton membuat suasana perayaan semakin semarak. Kegiatan juga dilengkapi pengundian hadiah dan kehadiran truk makanan yang menyajikan berbagai hidangan khas Indonesia.

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

KBRI Washington DC menyebut perayaan itu menjadi pengingat bahwa identitas, kehangatan, dan semangat kekeluargaan sebagai bangsa Indonesia tetap terjaga meski berada jauh dari Tanah Air.

Sumber: Antara