Iran dan AS Bangun Komunikasi Politik Baru, Tanpa Jalur Militer

Bendera Iran dan Amerika Serikat - (foto by freepik)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar Iran dan Amerika Serikat resmi membuka jalur komunikasi politik setelah perundingan yang digelar di resor Burgenstock, Swiss. Kesepakatan ini dicapai meski kedua negara belum memiliki hubungan komunikasi di tingkat militer.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan bahwa jalur komunikasi yang dibentuk saat ini hanya berlaku di level politik, bukan militer.

“Tidak ada jalur komunikasi militer. Yang ada adalah komunikasi antara pihak-pihak politik dari kedua negara. Dari pihak kami diwakili Kementerian Luar Negeri, sementara dari Amerika Serikat diwakili pejabat yang berwenang dari lembaga politik mereka,” ujar Baghaei dalam konferensi pers, Selasa (30/6).

Ia menjelaskan, pembukaan kanal komunikasi tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam perundingan yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan pada Minggu (21/6). 

Pertemuan tersebut menjadi langkah lanjutan dalam upaya meredakan ketegangan kedua negara.

Sebelumnya, pada Kamis dini hari (18/6), Iran dan Amerika Serikat juga menandatangani nota kesepahaman secara elektronik. Dokumen itu mengatur penghentian konflik militer sejak 28 Februari serta sejumlah kesepakatan teknis lainnya.

Kesepakatan tersebut mencakup rencana pencabutan blokade angkatan laut oleh Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Di sisi lain, Iran disebut akan memulihkan kembali aktivitas pelayaran di Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur strategis perdagangan energi global.

Dengan terbukanya jalur komunikasi politik ini, kedua negara diharapkan dapat menurunkan eskalasi ketegangan dan membuka ruang dialog lanjutan di masa mendatang.

Sumber: Sputnik/Antara