Neymar - (foto by @brasil/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Megabintang Brasil, Neymar, resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional setelah Selecao tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Keputusan emosional ini disampaikan tak lama setelah Brasil menelan kekalahan pahit 1-2 dari Norwegia di Stadion New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (6/7) WIB.

Bagi Neymar, Stadion New Jersey memiliki ikatan historis yang sangat kuat. Tempat ia mengakhiri karier internasionalnya ini merupakan stadion yang sama saat ia melakoni debut dan mencetak gol pertamanya bersama timnas senior Brasil dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat pada 10 Agustus 2010 silam.

"Saya sudah mencoba lagi dan lagi. Semua dimulai di Stadion MetLife (New Jersey) dan semuanya berakhir di sini. Sekarang, semuanya telah selesai," ujar Neymar seperti dilansir dari media Brasil, Globo.

Piala Dunia 2026 menjadi penutup yang kurang sempurna bagi pemain berusia 34 tahun tersebut.

Akibat kondisi fisik dan rotasi strategi, Neymar tercatat hanya bermain selama 37 menit sepanjang turnamen sebelum Brasil harus angkat koper lebih awal.

Gol penaltinya ke gawang Norwegia di menit-menit akhir laga resmi menjadi torehan penutupnya bagi sang juara dunia lima kali.

Kendati demikian, Neymar menyudahi 16 tahun pengabdiannya dengan status legendaris. Ia resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil dengan koleksi 80 gol dari 130 penampilan, melampaui rekor legendaris milik Pele.

Selama menjadi poros lini serang Brasil, ia sukses mempersembahkan gelar Piala Konfederasi FIFA 2013 sekaligus menyabet penghargaan pemain terbaik turnamen.

Di level kelompok umur, Neymar juga mengukir sejarah besar dengan mempersembahkan medali emas Olimpiade pertama untuk Brasil pada Rio 2016, setelah sebelumnya meraih medali perak di Olimpiade London 2012 dan menjuarai South American U-20 Championship 2011.

Mundurnya Neymar menandai berakhirnya era salah satu talenta paling berbakat dan berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern Brasil. Ia resmi meninggalkan lapangan hijau internasional sebagai top skor sepanjang masa dan ikon abadi Selecao.

Sumber: ANTARA