UEFA Tegaskan Ancaman Boikot Kompetisi FIFA Masih Terbuka
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Konflik antara UEFA dan FIFA belum mereda. Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menegaskan ancaman boikot terhadap kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, masih terbuka meski rencana penjualan saham telah dibatalkan.
UEFA menilai pembatalan proposal itu belum cukup untuk mengembalikan kepercayaan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino. Dua tuntutan yang sebelumnya disampaikan UEFA juga disebut belum terpenuhi.
“Bagi kami, tidak ada yang berubah. Pertama, proposal penjualan kompetisi utama harus dibatalkan sepenuhnya. Kedua, harus ada jaminan bahwa upaya yang dapat merusak sepak bola seperti itu tidak akan pernah dilakukan lagi. Syarat-syarat tersebut belum dipenuhi,” demikian pernyataan UEFA, Kamis (6/8).
Sikap tersebut memperpanjang ketegangan antara UEFA dan FIFA yang meningkat setelah munculnya proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE).
UEFA sebelumnya menyatakan kehilangan kepercayaan terhadap Infantino dan mempertanyakan proses penyusunan proposal yang dinilai tertutup serta tidak transparan.
FIFA Forward Enterprise disiapkan untuk menjual sekitar 20 persen saham komersial Piala Dunia kepada investor swasta dengan nilai transaksi yang diperkirakan mencapai 20 miliar dolar AS.
Rencana tersebut menuai penolakan hingga akhirnya FIFA membatalkannya. FIFA juga menyampaikan permohonan maaf melalui surat kepada Dewan FIFA dan seluruh asosiasi anggota.
Badan sepak bola dunia itu mengakui terdapat kesalahan dalam proses penyusunan dan penanganan proposal.
Namun, langkah tersebut belum mampu meredakan ketegangan. UEFA menegaskan pencabutan proposal bukan akhir dari persoalan dan ancaman boikot tetap berada di atas meja.
UEFA baru akan mempertimbangkan perubahan sikap setelah FIFA memenuhi tuntutan mereka, yakni membatalkan proposal secara menyeluruh serta memberikan jaminan bahwa upaya serupa tidak akan kembali dilakukan.
Sumber: ANTARA
