AFC, UEFA, dan Concacaf Kembali Kritik FIFA soal Proyek FFE

Kantor FIFA di Jakarta - (foto by ANTARA)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Eropa (UEFA), dan Amerika Utara, Tengah, serta Karibia (Concacaf) melayangkan surat terbuka kepada FIFA untuk menolak proyek FIFA Forward Enterprise (FFE).

Ketiga konfederasi menilai rencana penjualan saham komersial hak penyelenggaraan Piala Dunia kepada pihak swasta dapat mengancam integritas dan independensi turnamen yang akan memasuki usia 100 tahun pada 2030.

Meski FIFA telah membatalkan proyek tersebut beberapa hari setelah diumumkan pada 28 Juli, AFC, UEFA, dan Concacaf menilai persoalan belum selesai.

Mereka menyoroti tata kelola serta kepemimpinan FIFA di bawah Presiden Gianni Infantino.

Dalam surat yang dipublikasikan Concacaf, Senin (11/8), ketiganya menegaskan persoalan FFE bukan sekadar masalah komunikasi seperti yang disebut FIFA sebelumnya, melainkan kegagalan dalam proses pengambilan keputusan.

Mereka juga mempertanyakan pertemuan pimpinan FIFA di Maroko yang hanya dihadiri sejumlah anggota komite manajemen, tanpa melibatkan anggota Dewan FIFA maupun asosiasi anggota.

Menurut AFC, UEFA, dan Concacaf, situasi tersebut memperkuat kekhawatiran terhadap transparansi dan akuntabilitas tata kelola FIFA.

“Sepak bola adalah milik para pemain, suporter, klub, asosiasi anggota, serta setiap institusi yang dipercaya menjaga masa depannya,” tulis ketiga konfederasi di laman Concacaf.

Mereka menyerukan kepemimpinan FIFA yang mengedepankan persatuan dan mengabdi kepada kepentingan sepak bola, bukan kepemimpinan yang berupaya mengendalikan sepak bola.