Super League 2026/27 Hanya Punya Satu Pelatih Lokal

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Dominasi pelatih asing semakin terlihat di Super League 2026/27. Dari 18 klub peserta, hanya Ade Suhendra yang dipercaya menjadi pelatih kepala asal Indonesia, sementara 17 klub lainnya menggunakan jasa juru taktik asing.

Ade Suhendra akan memimpin Isenmulang FC, klub promosi yang sebelumnya bernama Adhyaksa FC. Ia menjadi satu-satunya representasi pelatih lokal di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim ini.

Komposisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kursi kepelatihan Super League semakin banyak dipercayakan kepada pelatih dari luar negeri.

Sejumlah nama yang memiliki pengalaman di kompetisi Asia dan Eropa turut menghiasi persaingan musim 2026/27.

Persib Bandung, misalnya, menunjuk Igor Tolic asal Kroasia setelah sebelumnya menjadi bagian dari staf kepelatihan Bojan Hodak.

Persija Jakarta juga membuat gebrakan dengan merekrut Shin Tae-yong asal Korea Selatan. Sementara PSM Makassar kembali mempercayakan tim kepada Darije Kalezic.

Fenomena minimnya pelatih lokal ini bukan hal baru. Pada Super League 2025/26, hanya Hendri Susilo yang tercatat sebagai pelatih kepala lokal di antara 18 klub peserta. Saat itu Hendri menangani Malut United sepanjang musim.

Musim sebelumnya, jumlah pelatih lokal yang mendapat kesempatan di kasta tertinggi Indonesia sempat lebih banyak.

Hendri Susilo sebelumnya menangani Semen Padang, sementara Rahmad Darmawan memimpin Barito Putera. Widodo Cahyono Putro juga sempat menangani Madura United, sedangkan Imran Nahumarury menjadi pelatih Malut United sebelum posisinya digantikan Hendri Susilo.

Dengan demikian, dalam dua musim beruntun, jumlah pelatih lokal yang menjadi head coach sejak awal atau dalam komposisi utama Super League hanya tersisa satu nama.

Musim 2026/27 bahkan menempatkan Ade Suhendra sebagai satu-satunya pelatih Indonesia di antara 18 klub peserta.

Berikut daftar pelatih 18 klub Super League 2026/27:

Arema FC – Marcos Santos (Brasil)

Bali United – Johnny Jansen (Belanda)

Bhayangkara FC – Oscar Bruzon (Spanyol)

Borneo FC – Mauro Jeronimo (Portugal)

Dewa United – Osmar Loss (Brasil)

Garudayaksa FC – Milos Joksic (Serbia)

Isenmulang FC – Ade Suhendra (Indonesia)

Java United – Fabio Lefundes (Brasil)

Madura United – Ze Gomes (Portugal)

Persebaya Surabaya – Bernardo Tavares (Portugal)

Persib Bandung – Igor Tolic (Kroasia)

Persija Jakarta – Shin Tae-yong (Korea Selatan)

Persijap Jepara – Mario Lemos (Portugal)

Persik Kediri – Marcos Reina (Spanyol)

Persita Tangerang – Carlos Pena (Spanyol)

PSIM Yogyakarta – Jean Paul van Gastel (Belanda)

PSM Makassar – Darije Kalezic (Bosnia dan Herzegovina)

PSS Sleman – Pieter Huistra (Belanda)