Darije Kalezic Siapkan PSM untuk Bangkit
Darije Kalezic - (foto by @psm_makassar/instagram)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pelatih kepala PSM Makassar, Darije Kalezic, mengakui timnya gagal menunjukkan agresivitas yang dibutuhkan saat menghadapi PSS Sleman pada pekan keempat Super League 2026/27.
PSM harus mengakui keunggulan tuan rumah PSS Sleman dengan skor 0-3 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026) sore.
Darije menilai PSS tampil dengan motivasi tinggi setelah menelan kekalahan dalam tiga pertandingan sebelumnya.
Situasi tersebut membuat tuan rumah berambisi meraih kemenangan perdana, sehingga PSM dituntut mampu mengimbangi intensitas permainan lawan.
Menurut Darije, aspek agresivitas dan kemampuan memenangkan duel menjadi perhatian utama yang telah dibahas bersama para pemain sebelum pertandingan.
"Kami sepakat bahwa kami harus memperlihatkan agresivitas yang sama seperti Sleman. Itu hal paling penting dalam pertandingan malam ini, yakni memenangkan duel, berlari mengikuti pergerakan lawan, dan menunjukkan bahwa kami adalah lawan yang tangguh," ujar Darije.
Namun, PSM tidak mampu menerapkan rencana tersebut secara optimal. Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu juga menyoroti sejumlah kesalahan sederhana dalam penguasaan bola yang membuat Juku Eja kesulitan mengembangkan permainan.
Padahal, Darije menilai timnya memiliki kesempatan untuk tetap bermain dengan karakter yang telah ditunjukkan dalam tiga pertandingan sebelumnya.
"Kami sebenarnya memiliki banyak kesempatan untuk bermain sesuai dengan gaya permainan kami dan menunjukkan kualitas penguasaan bola seperti yang kami perlihatkan dalam tiga pertandingan sebelumnya," tuturnya.
Meski demikian, Darije memilih menjadikan hasil di Sleman sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Ia juga mengakui PSS tampil lebih baik pada laga tersebut dan layak mendapatkan kemenangan.
"Saya harus mengucapkan selamat kepada Sleman karena mereka pantas menang. Kami harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya dan berusaha menunjukkan bahwa kami bisa tampil lebih baik," katanya.
Kekalahan ini menjadi momentum bagi PSM untuk membenahi aspek agresivitas, efektivitas penguasaan bola, serta konsistensi permainan.
Evaluasi tersebut diharapkan membantu Juku Eja kembali menunjukkan performa terbaiknya pada laga berikutnya di Super League 2026/27.
