Home > PSM

Makassar Zona Terakhir Seleksi Akademi PSM, 294 Pemain Sudah Lolos

Makassar Zona Terakhir Seleksi Akademi PSM, 294 Pemain Sudah Lolos - (foto by Akbar)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Akademi PSM Makassar terus menjaring talenta muda dari berbagai daerah di Pulau Sulawesi sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-16, U-18, dan U-20 2026/2027.

Hingga pelaksanaan seleksi di 10 zona, sebanyak 294 pemain dinyatakan lolos ke tahap seleksi final.

Pelatih Akademi PSM, Erik Saputra, mengatakan dua zona terbaru yang telah menyelesaikan proses talent identification adalah Kota Kendari dan Bone.

Dari seleksi di Kendari pada 27-28 Juni, sebanyak 30 pemain berhasil melaju ke tahap berikutnya, sedangkan dari Bone pada 1 Juli terpilih 23 pemain.

"Seleksi di Kendari menghasilkan 30 pemain yang lolos, sementara dari Bone ada 23 pemain. Total sudah 294 pemain dari 10 zona yang berhak mengikuti seleksi final," kata Erik.

Selain Kendari dan Bone, Akademi PSM juga telah menggelar seleksi di sejumlah daerah lain di Sulawesi.

Sebanyak 36 pemain lolos dari zona Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kemudian 31 pemain dari Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Selanjutnya, zona Palopo meloloskan 36 pemain, disusul Sidrap yang menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 54 pemain.

Dari Manado, Sulawesi Utara, terpilih 37 pemain, sementara Gorontalo meloloskan 16 pemain dan Bulukumba sebanyak 28 pemain.

Akademi PSM masih menyisakan satu zona seleksi terakhir, yakni Kota Makassar. Talent identification dijadwalkan berlangsung pada 18-19 Juli 2026 di Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM).

Menurut Erik, Makassar akan menjadi titik terakhir pencarian bakat sebelum seluruh peserta yang lolos dikumpulkan dalam seleksi akhir.

Seleksi final dijadwalkan berlangsung pada 25-26 Juli 2026 dan akan diikuti pemain yang lolos dari total 11 zona.

Lokasi pelaksanaan masih menunggu keputusan panitia, dengan dua opsi yang disiapkan yakni Lapangan Bosowa Sport Center di Makassar atau Stadion Kalegowa di Kabupaten Gowa.

Pada tahap akhir tersebut, tim pelatih tetap menggunakan parameter penilaian yang sama seperti saat talent identification, meliputi kualitas permainan, kemampuan teknik individu, serta kedisiplinan pemain.