Home > PSM

7 Tahun Bersama PSM, Dzaky Asraf Ucapkan Salam Perpisahan

Dzaky Asraf - (foto by @psm_makassar/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pemain muda Dzaky Asraf mengucapkan salam perpisahan kepada PSM Makassar setelah mengakhiri kebersamaannya dengan klub yang telah dibelanya sejak level akademi.

Ucapan tersebut disampaikan melalui media sosial pribadinya pada Kamis (16/7) malam, sekaligus mengisyaratkan berakhirnya perjalanan panjang bersama Juku Eja.

Dalam pesannya, Dzaky mengaku tidak mudah meninggalkan klub yang telah dianggapnya sebagai rumah.

Pemain berusia 22 tahun itu mengenang perjalanan selama tujuh tahun bersama PSM, terdiri atas tiga tahun di akademi dan empat musim memperkuat tim senior.

"Terima kasih untuk setiap kesempatan, pelajaran, perjuangan dan kenangan yang saya lalui. Dari tiga tahun di akademi hingga empat tahun bersama tim senior, klub ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan karier saya," tulis Dzaky.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen klub, mulai dari manajemen, pelatih, ofisial, staf, rekan setim hingga suporter yang selama ini memberikan dukungan.

Dzaky turut meminta maaf atas segala kekurangan selama membela PSM dan menegaskan dirinya menutup babak karier tersebut dengan rasa syukur.

"Kinilah saatnya melangkah ke tantangan baru. Saya akan selalu mendoakan yang terbaik untuk klub ini. Sampai jumpa, dan terima kasih untuk segalanya. EWAKO!!" tulisnya.

Ucapan perpisahan itu semakin menguatkan kabar bahwa Dzaky Asraf akan melanjutkan karier bersama Persik Kediri pada kompetisi Super League 2026/27.

Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari kedua klub, pemain yang berposisi sebagai bek sayap tersebut santer disebut telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Macan Putih.

Selama membela tim senior PSM, Dzaky mencatatkan 83 penampilan di seluruh kompetisi dengan kontribusi empat assist dan dua gol dari 4.068 menit durasi bermain.

Winger kelahiran Polman, Sulawesi Barat, itu turut menjadi bagian dari skuad yang mengantarkan Juku Eja menjuarai Liga 1 2022/2023.

Kepergian Dzaky menjadi salah satu perubahan dalam skuad Pasukan Ramang menjelang bergulirnya musim baru.

Lulusan akademi PSM itu dikenal sebagai salah satu pemain binaan yang berhasil menembus tim utama dan beberapa musim terakhir menjadi bagian dari rotasi skuad Juku Eja di berbagai kompetisi.