Tony Ho: PSM Harus Hati-hati dengan Kartu Kuning
Tony Ho - (foto by Bucek)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Mantan pemain dan pelatih PSM Makassar, Tony Ho menyarankan Pasukan Ramang untuk bermain hati-hati agar tidak mudah mendapat kartu kuning.
Selain berpotensi denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, pemain PSM juga terancam terkena akumulasi kartu.
Hukuman kartu dari wasit harus menjadi perhatian tim pelatih maupun manajemen karena bisa merugikan tim.
Bahkan di laga terakhir kontra PSBS pekan lalu, lima pemain PSM mendapat kartu kuning. Masing-masing untuk Jacques Medina (45+1'), Yuran Fernandes (51'), Fahrul Aditia (65'), Reza Arya (90+11') dan Ricky Pratama (90+13').
Dengan 5 kartu kuning dalam satu pertandingan, PSM pun dipastikan dijatuhi denda sebesar Rp50 juta oleh Komdis PSSI.
"Betapa banyaknya kartu saat melawan PSBS. Pemain PSM harus hati-hati, karena ke depan beberapa pertandingan bakal berat," tegas Tony Ho saat dihubungi CELEBESMEDIA.ID, Selasa (10/2).
Pada laga pekan depan atau ke-21 melawan Dewa United, PSM dipastikan tanpa sang kapten Yuran karena terkena akumulasi kartu kuning.
Absennya Yuran merupakan sebuah kerugian bagi Juku Eja. Pasalnya, bek Tanjung Verde itu punya peran penting di lini belakang.
Meski demikian, pelatih Tomas Trucha sudah punya opsi absennya Yuran. Ia bisa memainkan bek baru Dusan Lagator. Tapi pemain asal Montenegro masih butuh adaptasi.
"Kalau tidak segera dibenahi dengan baik, ke belakang itu ada masalah (banyak pemain akumulasi)," tambah eks asisten pelatih PSM itu.
Tony Ho pun berharap para pemain PSM bisa menampilkan performa terbaiknya, karena persaingan di papan klasemen semakin ketat. Bukan hanya perebutan juara, tapi juga menghindari zona degradasi.
Laga terdekat, PSM akan menjamu Dewa United di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2) mendatang.
Setelah menjamu Dewa United, PSM ditunggu laga berat kontra Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Persita Tangerang dan Malut United
