Home > PSM

Darije Kalezic Resmi Kembali Latih PSM Makassar

Darije Kalezic - (tangkapan layar @psm_makassar/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Teka-teki mengenai siapa yang akan menakhodai PSM Makassar untuk mengarungi ketatnya kompetisi Super League musim 2026/2027 akhirnya terjawab.

Kursi kepelatihan Pasukan Ramang resmi kembali ditempati oleh wajah lama yang sudah tidak asing lagi di telinga publik sepak bola Sulawesi Selatan, Darije Kalezic.

Kepastian pulangnya juru taktik asal Bosnia-Herzegovina ini diumumkan langsung oleh manajemen PSM melalui akun Instagram resmi klub pada Rabu (10/6) sore.

Lewat unggahan video, manajemen menyapa para suporter setianya sekaligus menandai babak baru perjuangan Laskar Ayam Jantan dari Timur.

"Guess who's back? Menatap musim kompetisi ke depan dengan optimisme dan harapan baru. Evaluasi dimulai dengan penunjukan pelatih kepala yang akan menjadi nahkoda dalam mengarungi tantangan ke depan. A new chapter begins today, together with Coach Darije Kalezic," tulis pernyataan resmi PSM dalam unggahan video.

Langkah cepat manajemen menunjuk kembali Kalezic dipandang sebagai bagian dari evaluasi total sekaligus strategi penyegaran tim.

Manajemen berharap, kembalinya pelatih berusia 56 tahun ini mampu mengembalikan karakter permainan keras dan menyerang khas Makassar yang sempat meredup, sekaligus membawa angin segar di tengah persiapan pramusim yang kian mepet.

Bagi para pendukung setia PSM, nama Darije Kalezic memiliki tempat yang sangat spesial. Pada periode pertamanya menukangi tim di musim 2019, Kalezic berhasil memahat tinta emas dalam sejarah klub.

Meski kerja samanya terbilang singkat kala itu, ia sukses membawa Juku Eja merengkuh trofi juara Piala Indonesia 2019 setelah menumbangkan Persija Jakarta di laga final yang dramatis.

Gelar tersebut sekaligus menyudahi dahaga juara publik Makassar yang telah menanti selama 19 tahun di level nasional.

Kalezic bukanlah pelatih sembarangan. Ia memegang lisensi kepelatihan tertinggi UEFA Pro dan memiliki rekam jejak panjang, terutama di kompetisi benua Eropa.

Setelah meninggalkan PSM pada akhir tahun 2019 karena alasan pengembangan tim dan tantangan baru, Kalezic pulang ke Belanda dan sempat mengarsiteki tim-tim seperti MVV Maastricht, FC Utrecht U-21 (tempat ia mendidik talenta muda termasuk penggawa Timnas Indonesia, Rafael Struick), hingga ADO Den Haag.

Petualangan terakhirnya di Eropa tercatat di kasta tertinggi Liga Serbia bersama FK TSC Backa Topola pada paruh kedua tahun 2025.

Kini, dengan segudang pengalaman taktis di Eropa dan pemahaman mendalam tentang kultur sepak bola Indonesia, tantangan baru telah menanti Kalezic di Makassar.

Manajemen dan suporter menaruh harapan besar di pundaknya agar racikan taktik sang allenatore mampu membawa PSM kembali bersaing di papan atas Super League 2026/2027.