Home > PSM

6 Gol dalam 2 Laga, Kalezic Siapkan PSM Lebih Solid

Darije Kalezic - (foto by Akbar)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - PSM Makassar menghadapi persoalan serius di lini pertahanan setelah kebobolan enam gol dalam dua pertandingan awal Super League 2026/27.

Pelatih kepala PSM, Darije Kalezic, menjadikan masalah tersebut sebagai bahan evaluasi usai bermain imbang dramatis melawan Arema FC di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (13/9).

Enam gol tersebut menjadi alarm bagi PSM yang sebelumnya juga kebobolan tiga gol saat dikalahkan Persib Bandung 1-3 pada laga pembuka di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 6 September 2026.

Kalezic menilai jumlah gol yang bersarang di gawang PSM sudah terlalu banyak. Ia menemukan pola yang sama dari sebagian besar gol tersebut, yakni berawal dari situasi transisi setelah tim kehilangan penguasaan bola.

"Sebagian besar gol tercipta dari situasi transisi setelah kami kehilangan bola," kata Kalezic seusai laga.

Menurut Kalezic, persoalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan lini belakang. Sistem permainan yang sedang dibangun PSM menuntut seluruh pemain mampu segera bereaksi ketika penguasaan bola berpindah kepada lawan.

Kalezic menilai PSM sebenarnya mampu mengendalikan permainan ketika memegang bola. Hal itu terlihat pada babak pertama melawan Arema FC, ketika Juku Eja mendominasi penguasaan bola dan membuat lawannya lebih banyak mengejar.

"Di babak pertama, kami memegang kendali penuh saat menguasai bola," ujarnya.

Namun, dominasi tersebut belum sepenuhnya diikuti kemampuan mengontrol pertandingan ketika bola hilang. Celah inilah yang menurut Kalezic harus segera diperbaiki agar lawan tidak mudah mendapatkan ruang melalui serangan balik.

"Kami harus bisa mengontrol permainan setelah kehilangan bola," katanya.

Kalezic menyadari perbaikan tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Ia menyebut skuad PSM baru bekerja bersama selama sekitar enam hingga delapan pekan, sehingga penerapan gaya bermain dan mekanisme transisi masih terus diasah.

"Kami masih terus mengasah gaya permainan dan membutuhkan waktu untuk membenahi semua momen buruk," ucapnya.

Meski demikian, enam gol dalam dua laga menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan. Kalezic memastikan transisi bertahan akan menjadi salah satu fokus utama PSM dalam evaluasi berikutnya.

Pelatih asal Belanda itu berharap persoalan yang selama ini menjadi kelemahan justru dapat diubah menjadi kekuatan PSM dalam pertandingan selanjutnya.

"Ini menjadi fokus perbaikan kami agar ke depannya bisa kami ubah menjadi keuntungan," pungkas Kalezic.

Selanjutnya, PSM kembali menjamu tamunya Persita Tangerang pada pekan ke-3 Super League 2026/26 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (19/9) sore mendatang.