Home > PSM

Epic Comeback! PSM Hancurkan PSIM di Bantul

Selebrasi gol Luka Cumic usai membobol gawang PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4) - (foto by @psm_makassar/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Drama 10 menit injury time mewarnai kemenangan tipis 2-1 PSM Makassar atas PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-27 Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026).

Meski Laskar Mataram sempat memimpin lebih dulu, gol telat dari Luka Cumic dan Dusan Lagator berhasil membalikkan keadaan sekaligus menjauhkan Pasukan Ramang dari kejaran zona degradasi.

Sejak kick-off dimulai, Laskar Mataram langsung mengambil inisiatif serangan. PSIM tercatat mendominasi penguasaan bola dan mencoba mengurung pertahanan tamu.

Namun, taktik permainan rapat yang diterapkan lini belakang PSM membuat tuan rumah kesulitan mencari celah.

Meski menguasai jalannya laga, kreativitas serangan Ze Valente dan kawan-kawan berulang kali patah di sepertiga akhir lapangan.

Sepanjang paruh pertama, PSIM hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran (on target).

Sayangnya, upaya tersebut belum cukup membahayakan gawang PSM yang dijaga Hilman Syah karena arah bola yang masih mudah diantisipasi.

Di sisi lain, PSM memilih bermain pragmatis dengan menumpuk lima gelandang di lini tengah. Strategi bertahan total ini terbukti efektif meredam agresivitas pemain sayap tuan rumah.

Sesekali, skuad Juku Eja ini melancarkan serangan balik cepat untuk mengejutkan pertahanan PSIM.

Peluang emas bagi PSM baru tercipta pada menit ke-37 melalui aksi Gala Pagamo. Pemain muda ini melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang PSIM.

Hingga wasit asal Aceh, Mustafa Kamal meniup peluit akhir babak pertama, skor imbang 0-0 tetap bertahan.

Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan meningkat tajam. Berbeda dengan babak pertama yang cenderung bertahan, PSM mulai tampil terbuka dengan mengandalkan kecepatan Rizky Eka dan Dzaky Asraf di sisi sayap.

Namun, justru PSIM yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-55. Berawal dari penetrasi Raka Cahyana di sisi kanan, ia melepaskan umpan silang tajam ke jantung pertahanan.

Kiper PSM, Hilman Syah, sempat menepis bola, namun bola liar jatuh tepat di kaki Deri Corfe. Dengan tenang, Corfe menceploskan bola ke gawang yang kosong. Skor 1-0 untuk Laskar Mataram.

Tertinggal satu gol, PSM meningkatkan tekanan. Upaya pantang menyerah Pasukan Ramang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Lewat skema build-up rapi dari sisi kiri, Rizky Eka mengirim umpan kepada Gledson.

Gledson melepaskan sepakan keras mendatar dari luar kotak penalti yang sempat ditepis oleh Cahya Supriadi. Namun, Luka Cumic muncul di posisi yang tepat untuk menyambar bola rebound tersebut. Skor berubah menjadi imbang 1-1.

Memasuki menit-menit krusial, laga semakin memanas. PSIM nyaris kembali unggul pada menit ke-87 melalui peluang emas Haljeta, namun kesigapan Hilman di bawah mistar gawang berhasil menggagalkan peluang tersebut.

Drama memuncak di masa injury time yang berdurasi 10 menit. Saat laga tampak akan berakhir imbang, PSM justru mengambil kendali penuh.

Satu menit sebelum peluit panjang berbunyi, Dusan Lagator muncul sebagai pahlawan.

Memanfaatkan umpan sepak pojok akurat dari Victor Luiz, Dusan yang datang dari lini kedua menyambut bola dengan sundulan keras.

Bola menghujam deras ke gawang PSIM tanpa mampu dibendung Cahya Supriadi, sekaligus mengunci kemenangan 2-1 bagi tim tamu.

Tambahan tiga poin ini sangat krusial bagi PSM. Meski tetap tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 28 poin, mereka berhasil menjauh dari kejaran tim-tim zona degradasi. Sementara itu, PSIM harus puas tetap berada di urutan ke-8 dengan 38 poin.

Susunan Pemain PSIM vs PSM

PSIM (4-3-3): Cahya Supriadi (kiper); Van Der Avert, Ramos Mingo, Yusaku Yamadera, Raka Cahyana (belakang); Donny Warmerdam, Ze Valente, Savio Sheva (tengah); Riyatno Abiyoso, Pulga Vidal, Corfe Deri (depan)

Cadangan: Harlan, Andy, Iqbal, Teddy, Irfan, Ghulam, Hardi, Reva, Rahmatsho, Dede, Haljeta

Pelatih: Paul Van Gastel

PSM (4-5-1): Hilman Syah (kiper); Yuran Fernandes, Aloisio Neto, Victor Luiz, Dusan Lagator (belakang); Gledson Paixao, Rifky Dwi, Rizky Eka, Gala Pagamo, Daisuke Sakai (tengah); Alex Tank (depan)

Cadangan: Reza, Savio, Syahrul, Rasyid, Kaka, Dzaky, Fahrul, Akbar, Arfan, Salman, Ananda, Cumic

Pelatih: Ahmad Amiruddin