Home > PSM

Dua Talenta Akademi PSM Siap Unjuk Gigi di Kasta Tertinggi

Riski Aditya dan Jonathan Kawalo - (foto by @psmmakassar_academy/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Komitmen PSM Makassar dalam menjaga napas regenerasi kembali terasa kental menyongsong bergulirnya Super League 2026/27.

Tanpa ragu, Juku Eja memilih untuk terus memupuk bibit-bibit muda lokal dengan resmi menarik dua jebolan akademinya, Jonathan Kawalo dan Riski Aditya, masuk ke jajaran skuad utama.

Kehadiran Jo—sapaan akrab sang bek kanan—bersama Riski tentu bukan sekadar pelengkap daftar skuad.

Di tim senior, keduanya bakal langsung akrab dan bereuni dengan Ronaldo Messi, rekan seangkatan yang sudah lebih dulu mencicipi ketatnya persaingan tim utama sejak musim lalu.

Wajah-wajah muda ini seolah menjadi angin segar yang menegaskan bahwa dapur pembinaan PSM terus mengepulkan talenta-talenta potensial.

Nama Jonathan sendiri melesat bukan tanpa alasan. Bek muda ini menjadi salah satu figur paling sibuk di lapangan sepanjang kompetisi EPA Super League U-20 2025/26 dengan mengawal sisi kanan pertahanan dalam 27 pertandingan.

Statistiknya pun berbicara banyak, bukan cuma rajin memutus aliran serangan lawan lewat koleksi 101 intersep dan 49 tekel sukses, Jo juga aktif membantu membangun ritme permainan dari lini belakang lewat torehan 586 operan sukses.

Tak ketinggalan, ia juga sempat mencatatkan satu assist dan melepaskan empat tembakan tepat sasaran.

Sementara itu, di sepertiga akhir lapangan, Riski Aditya siap menawarkan warna dan energi yang berbeda.

Penyerang 19 tahun ini terbilang sangat diandalkan di lini depan dengan catatan 32 penampilan musim lalu.

Tak cuma rajin membuka ruang dan membukukan 288 operan sukses, insting gol Riski juga cukup tajam dengan menyumbang enam gol serta empat assist.

Menariknya, etos kerja penyerang muda ini juga terlihat jelas dari kontribusinya saat bertahan, di mana ia turut mencatatkan 16 tekel sukses dan 34 intersep.

Bagi skuad Ayam Jantan dari Timur, promosi ganda ini jelas bukan sekadar solusi instan untuk memperdalam kedalaman tim. Ini adalah investasi jangka panjang yang merawat identitas klub dari akarnya sendiri.

Berbekal tempaan matang di kompetisi usia muda, kini panggung yang jauh lebih besar telah menanti Jonathan dan Riski untuk membuktikan bahwa talenta akademi PSM selalu punya nyali bersaing di kasta tertinggi.