SPBU Makassar Masih Padat, Warga Antre Sejak Subuh

Antrean kendaraan roda empat dan roda dua di SPBU Tala'salapang, Ahad (13/9) - (foto by Rini)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Warga mulai berburu bahan bakar minyak (BBM) sejak dini hari di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Ahad (13/9). Mereka rela datang lebih awal untuk menghindari antrean yang semakin panjang.

Pantauan di SPBU Jalan Alauddin Makassar, Minggu pagi, menunjukkan antrean kendaraan sudah memanjang sejak sekitar pukul 05.30 Wita. Barisan kendaraan bahkan mencapai sekitar satu kilometer.

SPBU tersebut masih tutup tetapi sekitar 40 mobil sudah mengantre. Beberapa pengendara memilih memarkir kendaraan di tepi jalan lalu meninggalkannya untuk mengantre. 

Kondisi panjangnya antrean juga terlihat di SPBU Tala'salapang. Antrean kendaraan memanjang hingga akses menuju Jalan Emmy Saelan.

Meski antrean cukup panjang, pergerakan kendaraan di SPBU Tala'salapang terpantau relatif cepat. Petugas membagi tugas untuk mengatur kendaraan dan mempercepat proses pengisian.

Setiap dispenser dan nozzle juga digunakan secara maksimal. Personel keamanan mengatur antrean dari luar SPBU, sementara petugas SPBU mengarahkan kendaraan ketika masuk ke area pengisian.

Anchu, warga Tamalate, mengaku sudah mengantre sejak pukul 05.00 Wita. Namun, ia baru mendapatkan BBM menjelang pukul 07.00 Wita.

 "Saya sudah antre dari jam 5, baru dapat pagi hampir jam 7. Terpaksa batal antar anak pergi les," kata Anchu.

Ia sengaja datang sejak subuh karena khawatir antrean semakin panjang jika baru datang pada siang hari.

"Kalau tidak antre dari subuh, khawatirnya antrean tambah panjang saat siang," ujarnya.

Sementara itu, Hasan, warga Cambayya, Gowa, memilih kembali mengantre di SPBU Tala'salapang setelah gagal mendapatkan BBM di SPBU Parang Banoa.

"Sebenarnya saya sudah antre malam di SPBU Parang Banoa. Tapi saat tiba giliran pengisian, BBM di sana habis. Jadi subuh ini antre lagi di SPBU Tala'salapang," ujar Hasan.

Hasan mengaku beruntung karena bisa mendapatkan BBM sebelum pukul 07.00 Wita. Menurutnya, antrean pagi di SPBU tersebut tidak terlalu panjang dan bergerak cukup cepat.

"Alhamdulillah sudah dapat sebelum jam 7 tadi. Antre pagi tidak terlalu panjang. Pengaturan di SPBU ini juga bagus, tidak terlalu panjang karena di luar ada petugas keamanan yang mengatur," katanya.

Ia menilai pengaturan di dalam area SPBU juga membantu mempercepat pelayanan. Setiap kendaraan yang masuk diarahkan oleh petugas sehingga antrean tetap tertib.

"Di dalam kawasan SPBU juga ada petugas khusus mengatur kendaraan yang antre. Untuk kendaraan roda empat juga dibatasi maksimal beli Rp300 ribu, jadi banyak yang bisa kebagian," tuturnya.

 Warga lainnya, Rudi, yang juga mengantre sejak pagi, mengatakan datang lebih awal menjadi pilihan untuk menghindari waktu tunggu yang lebih lama.

 "Saya pilih datang pagi karena kalau sudah siang biasanya antreannya semakin panjang. Yang penting bisa dapat BBM dan setelah itu lanjut aktivitas," kata Rudi.

Panjang antrean di sejumlah SPBU tersebut membuat warga harus mengatur waktu sejak dini hari. Sebagian bahkan rela membatalkan aktivitas lain agar dapat mengisi BBM.

Situasi ini menunjukkan warga memilih mengantisipasi antrean dengan datang sejak dini hari. Bagi sebagian pengendara, mengantre sejak subuh menjadi cara untuk memastikan kebutuhan BBM terpenuhi sebelum menjalankan aktivitas harian.