Salat Idul Adha di Karebosi, Munafri Tekankan Semangat Berbagi

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Rabu pagi (27/5), melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah tingkat Kota Makassar. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham. Ketiganya membaur bersama masyarakat mengikuti rangkaian Salat Idul Adha dengan penuh kekhusyukan.

Salat Idul Adha dimulai pukul 06.40 WITA dan berlangsung tertib. Lapangan Karebosi dipenuhi jemaah dari berbagai wilayah di Kota Makassar.

Sejumlah unsur Forkopimda turut hadir, di antaranya Kapolrestabes Makassar, Dandim 1408/Makassar, jajaran SKPD Pemerintah Kota Makassar, tokoh agama, hingga mantan Wali Kota Makassar.

Pada pelaksanaan tahun ini, khatib Salat Idul Adha dipercayakan Ketua Umum DPP IMMIM, K.H. Muhammad Ishaq Samad,  Sementara imam salat dipimpin Ustaz Dwi Cahya Oktianto,

Wali Kota Munafri, mengatakan Hari Raya Idul Adha menjadi momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya semangat berbagi dan menjaga kebersamaan.

"Harapan kita pada Hari Raya Idul Adha ini adalah setiap pengorbanan dan ibadah kurban membawa keberkahan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat," ujar Munafri.

Wali kota yang akrab disapa Appi itu menilai semangat Idul Adha harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

Ia menambahkan, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan pentingnya keikhlasan serta ketaatan kepada Allah SWT, termasuk dalam memperhatikan masyarakat sekitar.

"Pengorbanan seperti ini adalah bentuk bagaimana kita memberikan perhatian kepada masyarakat di sekitar kita," tuturnya.

"Ini juga menjadi pengingat bahwa ada perintah ketaatan yang harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari," tambah Appi.

Munafri juga mengajak masyarakat Kota Makassar menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi untuk mendukung pembangunan daerah.

"Saya selalu mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus membangun kebersamaan, membangun kolaborasi bersama-sama, dan mendukung proses pembangunan yang ada di Kota Makassar," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat keikhlasan, solidaritas, dan kepedulian sosial.

Menurut Aliyah, Hari Raya Idul Adha mengandung makna mendalam tentang pengorbanan dan pentingnya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan rasa empati, memperkuat solidaritas, dan saling berbagi kepada sesama," ujarnya.

Ia berharap momentum Idul Adha dapat mempererat persaudaraan dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Makassar.

Aliyah juga menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan sebagai kekuatan membangun kehidupan sosial yang harmonis.

"Melalui Idul Adha, kita belajar tentang arti keikhlasan dan pengorbanan. Nilai-nilai ini penting untuk terus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat," tambahnya.