Masjid Al Ikhlas Moncongloe Penuh, Jemaah Salat Id Meluber ke Jalan

CELEBESMEDIA.ID, Maros - Ratusan warga perumahan BTN Asabri, Moncongloe, Maros, Sulawesi Selatan, memadati pelaksanaan salat Idul Adha 1447 Hijriyah di Masjid Al Ikhlas, Rabu (27/5) pagi.

Akibat kapasitas masjid yang tidak mampu menampung membeludaknya jemaah, sebagian warga terpaksa menggelar sajadah di luar area masjid hingga menggunakan badan jalan.

Rangkaian ibadah tahunan ini dimulai tepat pada pukul 06.55 WITA, yang diawali dengan pembacaan tata cara salat Id oleh panitia. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib yakni Ustad Syamsul Arifai.

Dalam khotbahnya, Ustad Syamsul menekankan bahwa bulan Zulhijah sangat identik dengan dua ibadah besar umat Islam, yakni ibadah haji dan kurban.

Kedua ibadah ini, menurutnya, sarat akan nilai-nilai tarbiah (pendidikan) yang dapat dipetik melalui keteladanan, semangat, serta pengorbanan Nabi Ibrahim AS dalam bertakwa kepada Allah SWT.

"Ketika Nabiyullah Ibrahim mendapat perintah Allah melalui mimpinya untuk menyembelih putranya, Ismail—putra yang sangat dicintainya—Nabiyullah Ibrahim secara patuh dan taat atas perintah tersebut. Walau secara nalar manusiawi, perintah tersebut sangat berat, bahkan bertentangan dengan akal manusia," ujar Ustad Syamsul di hadapan ratusan jemaah.

Ia mengajak jemaah membayangkan beratnya ujian Nabi Ibrahim yang harus menyembelih sendiri anak pertama sekaligus anak semata wayang yang kelahirannya telah dinantikan selama puluhan tahun.

Namun, dengan keteguhan iman, perintah tersebut tetap disampaikan dan dilaksanakan dengan tegar.

Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Panitia Kurban BTN Asabri Maros melaporkan telah menerima hewan kurban sebanyak 6 ekor sapi.