Erupsi Anak Krakatau, 5 Penerbangan Palembang-Jakarta Dibatalkan

Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang - (foto by Antara)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap aktivitas penerbangan dari dan menuju Palembang. Sebanyak lima penerbangan yang terhubung dengan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, dibatalkan, Minggu (6/9).

Pembatalan tersebut terjadi setelah operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, sempat ditutup sementara akibat dampak erupsi Anak Gunung Krakatau.

General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi, mengatakan kondisi tersebut turut memengaruhi jadwal penerbangan yang melayani rute Palembang-Jakarta maupun sebaliknya.

"Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan penumpang maupun kru pesawat," kata Syaugi, dikutip dari Antara (6/9).

Dari Bandara SMB II menuju Bandara Soekarno-Hatta, terdapat tiga penerbangan yang dibatalkan. Ketiganya yakni Indonesia AirAsia dengan nomor penerbangan IU 921 yang dijadwalkan berangkat pukul 06.00 WIB, Pelita Air IP 311 pada pukul 08.45 WIB, serta Garuda Indonesia GA 107 dengan jadwal keberangkatan pukul 09.30 WIB.

 Selain penerbangan dari Palembang, dua penerbangan dari Jakarta menuju Palembang juga terkena dampak. Penerbangan tersebut adalah Pelita Air IP 310 yang semula dijadwalkan tiba pukul 08.00 WIB dan Garuda Indonesia GA 102 dengan jadwal kedatangan pukul 07.45 WIB.

Ahmad Syaugi menjelaskan, pengelola Bandara SMB II terus melakukan koordinasi dengan maskapai penerbangan dan berbagai instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk menangani penumpang yang terdampak pembatalan maupun perubahan jadwal penerbangan.

Informasi mengenai kondisi penerbangan juga diperbarui secara berkala oleh tim operasional Bandara SMB II. Pembaruan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi setelah erupsi Anak Gunung Krakatau.

Penumpang yang memiliki rencana perjalanan melalui Bandara SMB II diminta tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan sebelumnya. Masyarakat disarankan mengecek kembali status penerbangan dan menghubungi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.

Manajemen Bandara SMB II menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan seoptimal mungkin.

Pihak bandara juga berharap aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau segera mereda sehingga operasional penerbangan dapat kembali berjalan normal.

Sumber: Antara