Dampingi Wamenkes, Appi Dorong Inovasi 'Hantu Mesra'

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Wali Kota Makassar Munafri yang mendampingi Wakil Menteri Kesehatan dalam meninjau langsung inovasi layanan kesehatan di lapangan, salah satunya program “Hantu Mesra” yang dijalankan Puskesmas Ballaparang.

Di hadapan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Munafri menekankan bahwa tantangan terbesar penanganan TBC bukan semata pada fasilitas, melainkan pada faktor psikologis masyarakat. Banyak warga masih enggan memeriksakan diri karena takut dicap sakit atau khawatir status kesehatannya diketahui orang lain.

Menurut Wali Kota yang akrab disapa Appi  pendekatan tersebut dinilai efektif karena selama ini masih banyak masyarakat yang enggan memeriksakan diri atau bahkan takut diketahui mengidap penyakit tuberkulosis.

Ia menjelaskan, kondisi ini kerap menjadi penghambat dalam upaya deteksi dan penanganan dini. Lanjut dia, penyakit tuberkulosis ini sering kali tidak terdeteksi sejak awal karena banyak orang yang tidak mau diperiksa atau tidak ingin diketahui kalau sedang sakit.

Kehadiran program “Hantu Mesra” dinilai menjadi jawaban atas persoalan tersebut. Dengan pendekatan yang lebih persuasif dan menyentuh langsung masyarakat, inovasi ini diharapkan mampu membuka akses pemeriksaan tanpa menimbulkan rasa takut maupun stigma.

“Maka, inovasi ini menjadi salah satu jalan keluar yang dipersembahkan oleh teman-teman di Puskesmas Ballaparang,” ungkapnya.

Munafri berharap, dukungan Kementerian Kesehatan terhadap program-program berbasis komunitas seperti ini dapat memperkuat langkah Makassar dalam mempercepat eliminasi TBC. Ia menegaskan, penanganan tidak cukup hanya berhenti pada penderita, tetapi harus menjangkau keluarga dan lingkungan sekitar.

Wali Kota Makassar berharap, melalui pelaksanaan program “Hantu Mesra”, penemuan kasus TBC dapat dilakukan lebih cepat dan penanganannya bisa dilakukan secara menyeluruh hingga ke lingkungan keluarga penderita.

“Dengan demikian, rantai penularan penyakit dapat ditekan secara signifikan,” tukansya.