Gas 3 Kg Langka, Harganya Melonjak hingga Rp30 Ribu
Salah satu pangkalan gas 3 kg di Kota Makassar - (Dok CELEBESMEDIA.ID)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kelangkaan Gas Kg di Gowa dan sejumlah wilayah Makassar membuat warga harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan gas bersubsidi. Harga yang biasanya dibeli Rp21 ribu per tabung kini mencapai Rp30 ribu.
Kondisi itu dialami Citra, warga Je'ne Tallasa, Kabupaten Gowa. Ia mengaku harus berkeliling dari Gowa hingga sejumlah kawasan di Kota Makassar hanya untuk mendapatkan satu tabung gas 3 kg.
Situasi tersebut membuat Citra sempat khawatir tidak bisa memasak untuk keluarganya. Ia kemudian melanjutkan perjalanan hingga akhirnya menemukan gas di sebuah toko kelontong di Jalan Daeng Tata saat perjalanan pulang.
Namun, gas yang tersedia harus ditebus dengan harga jauh lebih mahal. Citra membayar Rp30 ribu untuk satu tabung, atau naik sekitar 43 persen dibanding harga yang biasanya ia bayar Rp21 ribu.
"Susah sekali cari gas sekarang. Sessa jaki. Di Jalan Daeng Tata ka kemarin dapat. Mahalki, Rp30 ribu saya belikan," keluh Citra.
Kenaikan harga tersebut terjadi bersamaan dengan sulitnya warga memperoleh gas 3 kg di sejumlah titik.
Bagi masyarakat yang mengandalkan gas bersubsidi untuk kebutuhan memasak sehari-hari, kelangkaan tidak hanya menambah waktu dan biaya pencarian, tetapi juga membuat pengeluaran rumah tangga meningkat.
Padahal, pemerintah daerah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg untuk memastikan masyarakat sasaran memperoleh gas bersubsidi dengan harga yang wajar.
Ketentuan HET LPG 3 kg di Sulawesi Selatan juga mengatur harga berdasarkan komponen distribusi dan wilayah.
Sementara itu, Pertamina sebelumnya melakukan penambahan pasokan gas 3 kg di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan sebagai respons terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat.
Kondisi di lapangan kini menjadi perhatian warga. Mereka berharap pasokan gas 3 kg kembali normal dan harga di tingkat penjualan tidak semakin membebani kebutuhan rumah tangga.
