Jamkesda Pemkot Makassar Tanggung Biaya Korban Begal Ablam
CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memastikan korban kekerasan jalanan tetap mendapatkan layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Seorang remaja berinisial H (13), korban serangan geng motor di kawasan Ablam, saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar.
Pihak rumah sakit menegaskan seluruh penanganan medis korban ditanggung melalui skema jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) Pemkot Makassar.
Korban dirujuk dari RS Pelamonia dan tiba di RSUD Daya pada Sabtu (9/6) malam untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
“Di RS Daya tidak ada tagihan apa pun kepada pasien (H) korban begal di Ablam. Perawatan medis gratis,” ujar Direktur Utama RSUD Daya Makassar, Ahad (10/5/2026).
Saat ini pasien masih menjalani penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tim medis melakukan stabilisasi kondisi melalui transfusi darah sebelum tindakan operasi dilakukan.
Selain itu, rumah sakit juga telah melakukan serangkaian pemeriksaan medis, mulai dari laboratorium, foto rontgen dada hingga pemeriksaan tulang punggung guna memastikan kondisi korban secara menyeluruh.
“Untuk sementara belum bisa langsung operasi, karena harus menjalani transfusi darah terlebih dahulu,” katanya.
Pemkot Makassar memastikan pembiayaan korban kekerasan jalanan, tawuran maupun kecelakaan tertentu tetap ditanggung pemerintah daerah karena tidak masuk dalam cakupan BPJS Kesehatan.
“Untuk korban begal, kekerasan, maupun tawuran, memang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Namun pemerintah kota masih mengalokasikan anggaran khusus melalui skema Jamkesda,” jelasnya.
RSUD Daya juga membantah isu terkait biaya operasi korban yang disebut mencapai Rp20 juta. Manajemen rumah sakit menegaskan seluruh proses penanganan medis korban dilakukan secara gratis sesuai kebijakan Pemkot Makassar.
