Cuaca Ekstrem, Sekolah di Makassar Daring hingga 28 Februari
UPT SPF SDN Pongtiku Makassar tergenang air setinggi mata kaki sejak Selasa (24/2) akibat hujan yang terus mengguyur - (foto by Rifki)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Dinas Pendidikan Kota Makassar, Sulawesi Selatan meliburkan sementara proses belajar mengajar secara luar jaringan (luring) di sekolah dan dialihkan ke pembelajaran online atau dalam jaringan (daring).
Kepala Dinas Pendidikan Makassar Achi Soleman menyampaikan untuk sementara proses belajar mengajar akan dilakukan di rumah masing-masing secara dalam jaringan (daring) mulai 25 Februari sampai 28 Februari 2026 sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran Disdik Makassar, Nomor:400.3.5/33/Disdik/II/2026 .
"Pembelajaran daring akan berlangsung hingga 28 Februari. Melihat peringatan dini BMKG Makassar berpotensi banjir 25 Februari dan 27 Februari," terang Achi saat dikonfirmasi Rabu (25/2).
Dalam surat edaran Disdik Makassar juga disampaikan beberapa poin penting lainnya yakni guru diharapkan tetap melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal serta memberikan materi dan tugas secara efektif dan proposional. Sedangkan murid diharapakan mengikuti pembelajaran daring dengan tertib di rumah masing-masing.
Orang tua murid juga diminta mengawasi dan memastikan anak-anaknya mengikuti pembelajaran daring dengan baik.
Surat edaran ini dikeluarkan sehubungan adanya peringatan dini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terkait cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulsel termasuk Makassar yang berpotensi menyebabkan banjir dan menganggu keselamatan dan kesehatan para pelajar.
