Pasar Murah Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Terjangkau
Suasana pasar murah di Monumen Mandala, Jumat (13/3) - (ist)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Warga Makassar memadati salah satu titik pasar murah di Makassar, tepatnya di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (13/3/2026).
Lokasi ini juga menjadi salah satu titim yang di datangi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Warga tampak rapi mengantre di depan counter pasar murah. Ada 3 hingga 4 baris. Tiap baris berjejer lebih dari 10 orang. Beberapa petugas sigap mengurus tiap warga yang membeli.
Meski cuaca terik, sejumlah warga tetap antusias mengunjungi pasar murah. Ada yang menggunakan payung untuk menghalau terik matahari. Untuk memastikan pemerataan, pemerintah kota membatasi jumlah pembelian per orang agar lebih banyak warga dapat menikmati program tersebut.
Tiap orang dapat membeli lima komoditas utama dengan harga subsidi. Komoditas tersebut meliputi beras 5 kilogram seharga Rp57.000, telur ayam satu rak Rp56.000, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.
Sebelumnya, lokasi ini dikunjungi Wali Kota Munafri yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WITA.
Ia menegaskan, program pasar murah menjadi salah satu upaya konkret pemerintah agar masyarakat tidak terbebani kenaikan harga yang kerap terjadi menjelang Lebaran.
“Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan harga eceran yang sesuai dengan aturan pemerintah. Ini juga untuk menghindari selisih harga yang dimainkan oleh tengkulak,” jelas Munafri Arifuddin.
Appi memastikan kegiatan pasar murah tidak hanya berlangsung satu hari, tetapi digelar hingga mendekati Hari Raya Idulfitri di berbagai titik yang menjangkau seluruh wilayah kota.
“Ini berjalan sampai H-1 Lebaran. Setiap hari kita buka di sembilan titik dan diupayakan menjangkau hampir seluruh kecamatan, minimal satu kelurahan setiap kecamatan,” katanya.
Usai meninjau lokasi pertama di kawasan Monumen Mandala, Munafri Arifuddin melanjutkan peninjauan ke titik pasar murah lainnya di Jalan Kakak Tua, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang.
