Pasar Senggol Makassar Kini Lebih Rapi, Pedagang Merasa Nyaman

CELEBESMEDIA.ID, Makassar  –  Perumda Pasar Makassar Raya melakukan penataan Pasar Senggol di Jalan Opu Daeng Risadju, Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mamajang.

Kawasan yang berada di bawah pengelolaan Pasar Sambung Jawa itu kini tampil lebih tertata. Penataan pasar ini dilakukan bertahap sekitar satu bulan.

Kepala Pasar Sambung Jawa, Taufiq Habir, mengatakan penataan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pedagang. Seluruh proses berlangsung melalui kolaborasi antara pengelola pasar, petugas, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan para pedagang.

"Selama kurang lebih satu bulan kami bergotong royong membenahi Pasar Senggol bersama petugas ketertiban, kebersihan, keamanan, para pedagang, tokoh masyarakat, serta mendapat dukungan pemerintah kelurahan," ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Fokus pembenahan meliputi penataan gerobak dan rangka jualan, penyeragaman ukuran lapak, serta pengaturan ruang sirkulasi agar jalur pejalan kaki menjadi lebih luas dan nyaman.

Menurut Taufiq, langkah tersebut dilakukan tanpa mengganggu aktivitas ekonomi pedagang. Sebaliknya, penataan diharapkan mampu menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berbelanja.

"Kami menata gerobak agar lebih rapi, ukuran lapak dibuat seragam sehingga terlihat lebih indah, sekaligus menyediakan akses jalan yang lebih nyaman bagi pengunjung. Alhamdulillah, hasilnya mulai terlihat dan para pedagang sangat antusias bekerja sama," katanya.

Perumda Pasar Makassar Raya menargetkan penataan Pasar Senggol dapat terus berlanjut sehingga kawasan tersebut tetap mempertahankan identitasnya sebagai salah satu ikon pasar malam di Kota Makassar, namun dengan kondisi yang lebih bersih, aman, dan tertib.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pasar tradisional sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pedagang dan masyarakat.

Taufiq menambahkan, lapak yang kini tersusun lebih rapi membuat badan jalan tidak lagi dipenuhi gerobak sehingga arus pengunjung menjadi lebih lancar.

"Kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas jual beli pedagang," ujarnya.

Perubahan tersebut mendapat respons positif dari para pedagang. Salah seorang pedagang pakaian, Hafiz. Ia mengaku mendukung penuh langkah penataan yang dilakukan pengelola pasar.

"Pasar Senggol sekarang mulai ditata dengan baik. Ini demi kebaikan kita bersama. Kami juga senang karena kepala pasar turun langsung berdialog dan membangun komunikasi dengan para pedagang," katanya.

Menurut Hafiz, akses jalan kini jauh lebih lega karena gerobak pedagang telah ditata sehingga tidak lagi memakan badan jalan. Kondisi tersebut membuat pengunjung lebih leluasa berkeliling dan berbelanja.

Sejumlah pengunjung juga memberikan apresiasi terhadap wajah baru Pasar Senggol. Jalur pejalan kaki yang lebih lapang membuat aktivitas berbelanja terasa lebih nyaman dibandingkan sebelumnya.

Pemkot Makassar menargetkan merevitalisasi 15 pasar tradisional di Makassar. Beberapa diantaranya yang telah dibenahi yakni Pasar Senggol, Pasar Pa'baeng-baeng dan Pasar Tumpah Manggala.