Gubernur Ground Breaking RS Regional Malino

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meletakkan batu pertama (ground breaking) tanda dimulainya pembangunan Rumah Sakit  Regional Wilayah Selatan di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Kamis (30/7).

Turut meletakkan batu pembangunan, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Bupati Gowa Husniah Talenrang, Kepala Dinas Kesehatan Evi Kusumawati, CEO Bosowa Corporindo Subhan Aksa, dan perwakilan DPRD Sulsel Fadli Ananda.

Pekerjaan konstruksi rumah sakit tipe C tersebut akan dilaksanakan PT Tuju Wali Wali, perusahaan konstruksi grup Bosowa yang telah berpengalaman membangun rumah sakit. Proyek RS terakhir yang telah diselesaikan PT Tuju Wali Wali ialah RS Regional Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara.

Proyek RS Regional Malino yang menempati areal seluas 21.000 meter di atas lahan milik Pemprov Sulsel dan Pemkab Giwa. Anggarannya mencapai Rp 161 miliar bersumber dari APBD Sulsel secara multi year.

Seluas sekitar 9.000 meter diperuntukkan  bangunan, antara lain gedung berlantai empat, gedung perawatan, IGD, asrama pegawai putra san putri, rumah dokter, masjid dan fasilitas olah raga.

Menurut Head of Business Unit PT TWW Iskandar Mochammad, pekerjaan proyek ini diperkirakan rampung pada Agustus 2027.

Gubernur menjelaskan pemilihan Malino sebagai lokasi pengadaan RS Regional ini didasari pertimbangan, antara lain tingginya angka kematian Ibu dan Anak. 

"Banyak pasien terlambat mendapatkan pelayanan dan penanganan, terutama kalau harus dirujuk ke Sungguminasa, ibu kota Gowa, maupun langsung ke ibu kota provinsi atau Makassar,"

Hal senada juga diungkapkan Bupati Gowa Husniah Talenrang. Ia menambahkan, kehadiran rumah sakit ini kelak, bukan hanya melayani warga Gowa, juga Sinjai dan Bulukumba yang lebih dekat dan waktu singkat jika ke Malino.

Selain di RS Malino ini, Gubernur mengatakan upaya pemprov meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat juga telah beroperasi RS La Mappapenning. Satu lagi akan dibangun di wilayah utara daerah Luwu. 

"Itu semua untuk melayani warga di daerah terpencil," katanya.

Menurut Gubernur Sudirman, pembangunan RS di Malino selain tujuan utamanya kesehatan masyarakat, juga menunjang Malino sebagai daerah tujuan wisata.

"Tetapi bukan demi ekonomi. Kalau tujuan ekonomi saya tahu tempatnya. Pasti saya pilih (bangun) di Makassar. Tetapi ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama yang jauh dari ibu kota," paparnya.