Appi Gerak Cepat Renovasi Gubuk Lansia di Panakkukang

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Kisah sepasang lansia yang bertahan hidup di sebuah gubuk sederhana di sudut permukiman Kota Makassar mengundang perhatian. 

Di tengah keterbatasan, Norma Dg. Tene bersama suaminya, yang akrab disapa Kakek Kaharu dan Nenek Tuo, menjalani hari-hari dengan kondisi hunian yang jauh dari kata layak.

Gubuk yang mereka tempati berada di Jalan Kesadaran IV, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, tersembunyi di bagian terdalam kawasan permukiman. 

Informasi mengenai kondisi tersebut akhirnya sampai ke Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi.

Merespons laporan itu, Appi bergerak cepat. Ia langsung meminta jajaran pemerintah kecamatan untuk turun tangan memastikan kondisi warga tersebut.

"Tadi, saya sudah perintahkan Camat Panakkukang turun ke lokasi memastikan bantuan dan kebutuhan terpenuhi," kata Appi, Jumat (1/5/2026).

Tak hanya bantuan sementara, Pemkot Makassar juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dijadwalkan melakukan survei lokasi dalam waktu dekat guna menindaklanjuti rencana perbaikan rumah agar lebih layak huni.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum juga diminta turut meninjau kondisi lingkungan sekitar, termasuk akses jalan dan kebersihan kawasan. Upaya ini menjadi bagian dari penataan permukiman sekaligus memastikan warga mendapatkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

"Saya sudah sampaikan Dinas Perumahan dan PU agar survei lokasi pekan ini. Seluruh langkah ini merupakan bagian dari respons dan kepedulian Pemerintah kota dalam menjawab kebutuhan dan aspirasi warga," jelasnya.

Di sisi lain, Camat Panakkukang Syahril turut mendatangi langsung lokasi. Ia tidak hanya melihat kondisi tempat tinggal pasangan lansia tersebut, tetapi juga menyerahkan bantuan kebutuhan dasar serta berbincang dengan warga sekitar.

"Ini bagian dari perhatian pemerintah kota terhadap warga yang membutuhkan, sesuai arahan Bapak Wali Kota. Kami datang mengunjungi warga, sekaligus membawa bantuan kebutuhan sementara," ujarnya.

Syahril mengaku, meski kerap berkeliling wilayah, kondisi pasangan lansia ini baru diketahui setelah adanya laporan warga. Hal itu mendorongnya untuk segera memastikan kondisi di lapangan.