Sah! Dewan Komisioner OJK Dilantik, Ini Daftarnya
Pengambilan sumpah 7 Dewan Komisioner OJK, Rabu (25/3) - (foto by tangkapan layar channel resmi OJK(
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA), Rabu (25/3/2026).
Momentum ini menandai dimulainya masa tugas kepengurusan baru lembaga pengawas sektor jasa keuangan tersebut.
Prosesi pengucapan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua MA, Sunarto. Dalam kesempatan tersebut, ia lebih dulu membacakan Surat Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 yang ditetapkan pada 17 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Sunarto menegaskan pentingnya sumpah jabatan sebagai dasar moral dan hukum dalam menjalankan tugas negara.
"Saudara-saudara telah diangkat sebagai Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Sebelum memangku jabatan tersebut, saudara-saudara wajib mengucapkan sumpah," ujarnya, dikutip channel YouTube resmi OJK.
Setelah itu, para anggota Dewan Komisioner secara bergantian mengucapkan sumpah sesuai agama masing-masing. Dengan pengucapan tersebut, mereka resmi menjabat dan mulai menjalankan tugasnya di OJK.
Adapun tujuh anggota Dewan Komisioner OJK yang dilantik terdiri dari pimpinan hingga anggota ex-officio dari berbagai institusi strategis. Berikut daftar lengkapnya:
- Ketua Dewan Komisioner: Friderica Widyasari Dewi
- Wakil Ketua Dewan Komisioner: Hernawan Bekti Sasongko
- Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon: Hasan Fawzi
- Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen: Dicky Kartikoyono
- Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto: Adi Budiarso
- Anggota Dewan Komisioner ex-officio Kementerian Keuangan: Juda Agung
- Anggota Dewan Komisioner ex-officio Bank Indonesia: Thomas AM Djiwandono
Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan nasional, terutama di tengah perkembangan ekonomi digital dan tantangan global yang semakin kompleks.
