Makan Malam Pakai Buah, Aman atau Berisiko?
Ilustrasi - (foto by pexels)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Gaya hidup modern membuat banyak orang mencari alternatif makan malam yang lebih ringan namun tetap bernutrisi. Salah satu pilihan yang semakin populer adalah mengonsumsi buah sebagai pengganti makan malam.
Selain mudah didapat, buah mengandung beragam zat gizi penting yang bermanfaat bagi tubuh, terutama saat aktivitas fisik mulai berkurang di malam hari.
Menurut berbagai lembaga kesehatan dunia, konsumsi buah secara rutin berperan penting dalam menjaga kesehatan metabolisme, pencernaan, hingga kualitas tidur.
Buah pun cocok menjadi pengganti makan malam sebab idealnya menyantap makanan di malam hari tidak terlalu berat agar tubuh dapat beristirahat dengan optimal.
Buah memiliki kalori relatif rendah, tinggi air, serta kaya serat yang membantu rasa kenyang tanpa membebani sistem pencernaan.
Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebutkan bahwa makanan tinggi serat dan rendah lemak jenuh lebih mudah dicerna dan membantu mengontrol berat badan. Inilah alasan mengapa buah sering direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan seimbang, terutama di malam hari.
Selain itu, banyak buah mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu proses regenerasi sel saat tubuh beristirahat.
Berikut beberapa kandungan gizi utama dalam buah yang membuatnya layak dijadikan pengganti makan malam merangkum laman World Health Organization (WHO), Harvard T.H. Chan School of Public Health, Cleveland Clinic dan National Institutes of Health (NIH).
Serat Alami
Serat membantu memperlambat pencernaan, menjaga kadar gula darah tetap stabil, dan mencegah rasa lapar berlebihan di malam hari. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan asupan serat harian untuk menurunkan risiko penyakit kronis.
Vitamin dan Mineral Esensial
Buah seperti pisang, alpukat, dan jeruk kaya akan kalium, magnesium, dan vitamin C yang mendukung fungsi otot, sistem saraf, serta daya tahan tubuh.
Antioksidan
Buah beri, apel, dan anggur mengandung flavonoid dan polifenol yang membantu melawan radikal bebas dan peradangan dalam tubuh.
Kandungan Air Tinggi
Buah seperti semangka dan pepaya membantu menjaga hidrasi tubuh, yang penting untuk metabolisme dan kualitas tidur.
Rekomendasi Buah untuk Pengganti Makan Malam
Meski demikian tidak semua buah memiliki efek yang sama. Berikut beberapa buah yang dinilai paling cocok dikonsumsi pada malam hari berdasarkan rekomendasi ahli gizi:
Pisang
Pisang mengandung triptofan dan magnesium yang membantu relaksasi dan kualitas tidur.
Apel
Apel tinggi serat dan rendah kalori sehingga bisa membantu kenyang lebih lama.
Pepaya
Buah pepaya sangat naik untuk pencernaan karena mengandung enzim papain.
Alpukat
Lemak sehat alpukat membantu rasa kenyang tanpa meningkatkan gula darah secara drastis.
Buah beri
Buah beri memiliki kandungan rendah gula dan kaya antioksidan.
Meski buah menyehatkan, para ahli menekankan bahwa penggantian makan malam dengan buah sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan individu. Bagi orang dengan aktivitas fisik tinggi, ibu hamil, atau penderita kondisi medis tertentu, buah sebaiknya dikombinasikan dengan sumber protein ringan seperti yogurt rendah lemak atau kacang-kacangan.
Cleveland Clinic juga mengingatkan agar tidak mengonsumsi buah tinggi gula secara berlebihan di malam hari, terutama bagi penderita diabetes.
Mengonsumsi buah sebagai pengganti makan malam dapat menjadi pilihan sehat, praktis, dan bernutrisi jika dilakukan dengan tepat. Dengan memilih jenis buah yang sesuai dan porsi yang seimbang, tubuh tetap mendapatkan asupan gizi penting tanpa merasa terlalu kenyang sebelum tidur.
