Makan Malam Lebih Awal, Rahasia Jaga Jantung Tetap Sehat
Ilustrasi - (foto by freepik)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Ternyata makan ini malam lebih awal dapat membantu mengontrol lemak darah dan menjaga kesehatan jantung. Kebiasaan ini juga berpotensi menurunkan kadar kolesterol.
Menurut laporan Eating Well, para ahli gizi menyarankan makan malam selesai dua hingga tiga jam sebelum tidur. Waktu tersebut memberi kesempatan tubuh mencerna makanan dengan lebih baik.
Ahli gizi Jackie Bridson mengatakan tidak ada waktu makan malam yang ideal bagi semua orang. Namun, makan lebih awal membantu tubuh mengolah lemak lebih efisien.
"Jika Anda tidur sekitar pukul 22.00, cobalah menyelesaikan makan malam pada pukul 19.00 atau 20.00," katanya dikutip dari Antara, Jumat (12/6) mo
Ia menjelaskan bahwa hati, yang berfungsi memproduksi dan membersihkan kolesterol, bekerja mengikuti ritme sirkadian. Pada malam hari, metabolisme melambat sehingga proses pembersihan lemak dalam darah menjadi kurang optimal.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa makan pada malam hari dapat meningkatkan kadar trigliserida dibandingkan makan lebih awal. Trigliserida merupakan salah satu jenis lemak yang diperiksa dalam tes kolesterol.
Kebiasaan makan larut malam juga dikaitkan dengan profil lemak darah yang lebih buruk dan peningkatan risiko gangguan kardio metabolik.
Penelitian terbaru menemukan bahwa berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur dan menjalani puasa malam sekitar 13 jam dapat membantu memperbaiki tekanan darah, detak jantung, serta kontrol gula darah.
Ahli gizi Lisa Andrews menyarankan makan malam antara pukul 17.00 hingga 19.00 dan menjaga jadwal makan yang konsisten setiap hari.
Selain waktu makan, pemilihan menu juga penting. Makanan tinggi serat larut seperti oat, apel, brokoli, kubis brussel, dan kacang-kacangan dapat membantu menurunkan kolesterol.
Sumber omega-3 seperti salmon, tuna, dan trout juga baik untuk menurunkan trigliserida dan menjaga kesehatan jantung. Sementara itu, lemak tak jenuh dari minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat membantu menurunkan kolesterol LDL serta meningkatkan kolesterol HDL.
Para ahli juga menyarankan membatasi lemak jenuh dan gula tambahan, serta memperbanyak konsumsi sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.
Menurut para ahli, pola makan sehat dan jadwal makan yang teratur lebih efektif menjaga kesehatan jantung daripada hanya berfokus pada waktu makan.
Sumber: Antara
