Film Animasi Syekh Yusuf Karya Mahasiswa PNUP Akan Dipresentasikan di Harvard University
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Dua mahasiswa Politeknik Negeri
Ujung Pandang (PNUP), Nurafifah Mursalim dan Nur Ilmi Amaliah Anshar, Senin (11/2/2019)
kemarin, bertolak ke Amerika Serikat untuk menghadiri undangan Harvard National
Model United Nations (HNMUN) 2019 di Harvard University.
Mereka akan mengikuti serangkaian acara yang akan digelar
selama empat hari (14-17/2/2019). Salah satunya adalah melakukan presentasi
project di sesi international bazaar.
Project yang akan dipresentasikan adalah hasil karya dari UP Studio binaan Lidemar Halide MT selaku Direktur III PNUP. Project tersebut berupa trailer film animasi Syekh Yusuf yang diberi judul “An Inspiring Warrior From Makassar To Cape Town”.

Menurut Lidemar, proses pembuatan trailer film tersebut
seharusnya dikerjakan dalam jangka waktu empat hulan. Namun oleh tim UP Studio
bisa menyelesaikan hanya dalam jangka waktu kurang lebih 20 hari produksi.
Sementara itu, menurut Nurafifah, pada saat di Harvard
University nanti, dirinya akan menjelaskan kepada semua delegasi bahwa tujuan
mengangkat film animasi Syekh Yusuf adalah untuk memperkenalkan ke dunia
Internasional bahwa Syekh Yusuf adalah pahlawan dari Sulawesi Selatan yang
dikenal di berbagai belahan dunia.
HNMUN adalah konferensi simulasi model sidang PBB untuk
mahasiswa yang telah dilakukan sejak tahun 1955. Dikelola sepenuhnya oleh mahasiswa Harvard
College, HNMUN memfasilitasi lebih dari 3.000 mahasiswa dari perguruan tinggi
dan universitas di seluruh dunia untuk mensimulasikan kegiatan PBB.
Setiap tahun, HNMUN diselenggarakan di Boston Park Plaza,
Massachusets, USA oleh Harvard International Relations Council (HIRC) bekerja
sama dengan United Nations.
HNMUN tidak hanya menjadi ajang simulasi debat dan sidang
PBB, tetapi juga sebagai bahan pelatihan kemampuan dan pengetahuan tentang
parlemen muda dan sistem sidang internasional yang belum banyak mahasiswa
mengetahuinya. Selain itu, HNMUN menawarkan kesempatan unik untuk merasakan
tantangan negosiasi internasional dan diplomasi.(*)
