Trump Buka Opsi Damai dengan Iran Tanpa Kesepakatan Nuklir
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump - (foto by Sputnik)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan untuk mengakhiri konflik militer dengan Iran meskipun tanpa mencakup kesepakatan nuklir formal.
Berdasarkan laporan Wall Street Journal (WSJ) yang mengutip pejabat AS, Washington menilai seluruh target utama operasi militernya terhadap Teheran telah tercapai.
Fokus utama Gedung Putih saat ini bergeser pada pemulihan dan pemastian kelancaran jalur pasokan energi global di Selat Hormuz.
Trump disebut tengah menyiapkan skenario pengumuman kemenangan atas Iran dengan syarat Teheran membuka penuh jalur pelayaran strategis tersebut. Sebagai imbalannya, AS siap mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Seorang pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa meski opsi militer tetap disiagakan jika terjadi serangan terhadap kapal dagang, Trump optimistis ancaman serangan balik AS cukup efektif menekan Teheran.
Trump juga meyakini Iran tidak akan melanjutkan program senjata nuklirnya selama masa jabatannya, menyusul hancurnya tiga fasilitas nuklir utama Iran akibat gempuran AS pada 2025.
Guna menjaga stabilitas kawasan, pemerintah AS mengisyaratkan peluang perpanjangan gencatan senjata secara tidak terbatas. Sebelumnya, Trump telah memerintahkan pembatalan serangan lanjutan demi membuka jalan bagi terciptanya kesepakatan damai.
Sementara itu, sinyal perbaikan navigasi di kawasan mulai terlihat setelah Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi kesepakatan teknis dengan Oman mengenai penetapan rute aman bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti/Antara
