Draft Negosiasi Damai Iran-AS: Aset, Nuklir dan Selat Hormuz

Ilustrasi - Suasana Selat Hormuz - (foto by Anadolu)

CELEBESMEDI.ID, Makassar - Draf kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memuat sejumlah poin penting yang berpotensi mengakhiri konflik kedua negara.

Kesepakatan tersebut mencakup pencairan aset Iran yang dibekukan, pelonggaran sanksi minyak, pembukaan kembali Selat Hormuz, hingga kelanjutan negosiasi program nuklir Teheran.

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan, kesepakatan antara Iran dan AS akan ditandatangani hari ini, Minggu (14/6). Meski demikian pihak Iran membantah telah menyetujui penandatanganan kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Berikut ini 4 gratis besar dalam draft negosiasi AS dan Iran

1. Pencarian Aset Miliaran Dolar Milik Iran

Dalam rancangan kesepakatan yang diperoleh Reuters, Washington disebut akan membuka akses Iran terhadap miliaran dolar aset yang selama ini dibekukan. Selain itu, AS juga berencana melonggarkan sanksi terhadap ekspor minyak Iran.

Langkah ini menjadi salah satu bentuk konsesi utama dari pihak AS untuk mendorong penyelesaian konflik dan membangun kepercayaan dalam proses perdamaian.

2. Iran Diminta Membuka Kembali Selat Hormuz

Sebagai bagian dari kesepakatan, Iran akan membuka kembali Selat Hormuz yang sebelumnya ditutup setelah meningkatnya ketegangan akibat serangan AS dan Israel pada Februari lalu.

Pembukaan jalur pelayaran strategis tersebut dinilai penting karena Selat Hormuz merupakan salah satu rute utama perdagangan energi dunia. Normalisasi aktivitas di kawasan itu diharapkan mampu mengurangi gangguan pasokan minyak global.

3. Program Nuklir Jadi Agenda Negosiasi Berikutnya

Isu program nuklir Iran belum sepenuhnya diselesaikan dalam kesepakatan awal. Kedua negara sepakat melanjutkan pembahasan selama masa negosiasi 60 hari.

Pemerintah AS menginginkan pembongkaran program nuklir Iran dan pemusnahan cadangan uranium yang telah diperkaya tinggi. Namun, Teheran memiliki pandangan berbeda terkait masa depan cadangan uranium tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan negaranya ingin mempertahankan uranium yang telah diperkaya dalam bentuk yang sudah diencerkan.

4. AS Akan Mengakhiri Blokade Laut terhadap Iran

Rancangan nota kesepahaman juga menyebutkan bahwa AS akan menghentikan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih stabil antara kedua negara setelah berbulan-bulan berada dalam ketegangan militer dan diplomatik.

Seorang pejabat AS menyatakan kesepakatan tersebut telah memenuhi tujuan utama Presiden Donald Trump dalam konflik dengan Iran.

Pakistan disebut memainkan peran penting dalam memfasilitasi komunikasi antara Washington dan Teheran.

Keterlibatan Islamabad membantu mempercepat proses perundingan hingga  pihak mencapai kesepakatan lisan mengenai kerangka perdamaian.

Sumber: CNN