Amiruddin Harap Pemain PSM Segera Pulih dari Cedera
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Caretaker pelatih PSM Makassar,
Ahmad Amiruddin, menyayangkan kartu merah cepat yang diterima kapten tim, Yuran
Fernandes, saat laga melawan Bali United pada pekan ke-30 Super League 2025/26.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (27/4), skuad
Juku Eja harus menyerah dengan skor 2-0 dari tuan rumah.
Amiruddin mengakui bahwa pengusiran Yuran telah mengubah
seluruh jalannya pertandingan dan merusak strategi yang telah disusun
sebelumnya.
Menurut Amiruddin, kehilangan Yuran memberikan dampak instan
yang sangat signifikan terhadap mental dan organisasi permainan tim.
Sebagai kapten, Yuran dianggap sebagai sosok komando utama
bagi para pemain di lapangan.
"Kartu merah mengubah rencana kami. Awalnya kami
optimis bisa meraih poin di sini, tapi karena kartu merah terlalu cepat,
akhirnya semua plan yang direncanakan tidak berjalan sebagaimana
mestinya," ujar Amiruddin dalam konferensi pers pascapertandingan.
Ia menambahkan bahwa dengan berkurangnya satu pemain, PSM
terpaksa bermain lebih defensif untuk menahan gempuran Bali United.
Meski kecewa dengan hasil tersebut, Amiruddin tetap
memberikan ucapan selamat kepada Bali United atas kemenangan mereka.
Kini, ia memilih fokus untuk menatap sisa kompetisi,
terutama dalam upaya pemulihan para pemain yang mengalami cedera.
"Saya berharap ke depan pemain PSM yang masih dalam
proses pemulihan cedera segera bisa bersiap kembali karena kami masih memiliki
empat pertandingan post-season," pungkasnya.
Beberapa pemain kunci PSM yang absen melawan Bali United
karena cedera, di antaranya Gledson Paixao, Sheriddin Boboev, Jacques
Medina dan Daffa Salman.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi PSM Makassar
dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi menjelang akhir musim.
Saat ini PSM Makassar berada di peringkat 14 klasemen
sementara. Dengan koleksi 31 poin, posisi Juku Eja belum sepenuhnya aman karena
hanya terpaut selisih 5 poin dari zona degradasi.
