Kisah Husnul Khulqi, Jemaah Haji Termuda Lolos Antrean 45 Tahun

Husnul Khulqi - (foto by Akbar)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Di antara 387 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Makassar yang memadati Asrama Haji Sudiang, ada satu sosok yang mencuri perhatian.

Di saat rekan-rekan seusianya sibuk dengan tugas kuliah dan organisasi, Husnul Khulqi justru tengah bersiap mengenakan kain ihram untuk memenuhi panggilan suci ke Tanah Suci.

Mahasiswa semester 4 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkatan 2024 ini tercatat sebagai jemaah haji termuda di kelompok terbang (kloter) pertama.

"Rasanya pasti terharu dan bahagia sekali, karena bisa menjadi jemaah haji termuda pada tahun ini," ungkap Husnul saat ditemui di sela-sela persiapan pemberangkatan.

Keberangkatan Husnul ke Mekkah bukanlah melalui jalur pendaftaran mandiri yang memakan waktu tunggu puluhan tahun, melainkan melalui kebijakan penggabungan mahram.

Ia akan berangkat mendampingi sang ibu yang telah lebih dulu mendaftar sejak tahun 2010 silam.

"Saya sendiri daftar tahun 2021. Kalau menunggu masa tunggu normal di Sulawesi Selatan itu bisa sampai 45 tahun. Tapi alhamdulillah, tahun ini bisa berangkat lewat penggabungan mahram ikut sama Mama," tuturnya.

Meski harus menempuh perjalanan ibadah yang panjang, Husnul tetap memprioritaskan kewajibannya sebagai mahasiswa.

Ia telah mengajukan cuti akademik untuk tidak mengikuti perkuliahan selama kurang lebih 42 hari demi fokus beribadah.

Baginya, perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga spiritual yang penuh harapan. Husnul mengaku telah menyiapkan daftar doa yang panjang untuk dipanjatkan di depan Ka'bah nanti.

"Banyak doa yang disiapkan. Untuk keluarga, teman-teman, dan tentunya untuk masa depan saya pribadi juga banyak," kata mahasiswa angkatan 2024 ini dengan nada optimis.

Keberangkatan Husnul dan ratusan jemaah lainnya tahun ini terasa lebih spesial berkat adanya peningkatan signifikan pada kuota haji Sulawesi Selatan.

Jika pada tahun 2025 kuota Sulsel berada di angka 7.272 jemaah, maka pada tahun 2026 ini jumlah tersebut naik menjadi 9.670 jemaah.

Penambahan sekitar 2.398 kuota ini menjadi angin segar bagi ribuan calon jemaah yang telah mengantre lama, sekaligus memperbesar peluang bagi skema penggabungan mahram seperti yang dialami Husnul.

Sesuai jadwal, Husnul Khulqi bersama rombongan Kloter 1 lainnya akan diterbangkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Arab Saudi pada Rabu (22/4) dini hari, tepat pukul 03.20 WITA.