6 Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman- (foto by Rifki)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Enam jenazah korban kecelakaan pesawat sudab ditemukan tim SAR gabungan pada hari keenam operasi pencarian korban di Gunung Bulusaraung, Kamis (22/1).
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI, Mohammad Syafii, mengungkapkan jika saat ini sudah 9 jenazah yang dievakuasi, 2 diantaranya telah teridentifikasi.
"Terdapat enam korban yang saat ini masih dalam proses evakuasi," jelasnya kepada awak media usai konfrensi pers penyerahan black box ATR 42-500 di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Bandara Sultan Hasanuddin.
Evakuasi keenap jenazah tersebut menurut Syafii akan dilakukan sesuai kondisi cuaca.
"Kalau cuaca memungkinkan, kita pakai pesawat, tapi kalau tidak begitu sampai dipuncak, akan jalan darat seperti korban yang kita evakuasi kemarin," bebernya.
Selain cuaca, kondisi jenazah yang membengkak juga menghambat proses evakuasi.
Keenam jenazah itu ditemukan berdekatan dengan lokasi jenazah pertama yang ditemukan pada Minggu (18/1), lokasinya sekitar radius 50 meter dan berjarak 250 meter dari puncak.
Pesawat ATR 42-500 mengangkut 10 orang yang terdiri dari 7 awak pesawat dan 3 penumpang. Dua dari 10 korban terlah teridentifikasi yakni pramugari Florencia Lolita Wibisono (33 tahun) dan staf Kementerian Kelauatan dan Perikanan Deden Maulana (43 tahun).
Balck box pesawat pun telah ditemukan dan diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab kecelakaan pesawat.
Laporan: Rifki
