Sosok Farida Patittingi, Ketua PPKS Unhas yang Kini Pimpin UNM

Prof Dr Farida Patittingi, S.H., M.Hum - (foto by Instagram/ @faridapatittingi.official)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Dunia akademik Sulawesi Selatan kembali menyorot kiprah salah satu akademisi perempuan berpengaruh, Prof Farida Patittingi. Sosok yang dikenal vokal dalam isu perlindungan kampus dari kekerasan seksual itu kini dipercaya oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof Brian Yuliarto untuk mengemban amanah baru sebagai Pelaksana Harian (Plh) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM).

Penunjukan tersebut dilakukan pada Selasa (4/11/2025), menyusul keputusan kementerian menonaktifkan Prof Karta Jayadi yang sedang menjalani proses disiplin ASN akibat laporan dugaan pelecehan seksual terhadap dosen perempuan.

Kabar penunjukan itu dibenarkan oleh Kabid Humas Universitas Hasanuddin (Unhas), Ishaq Rahman. Ia mengungkapkan bahwa Prof Farida, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas, dipanggil langsung oleh Menteri untuk menerima arahan resmi.

“Tadi pagi itu Ibu WR 3, Prof Farida, dipanggil oleh Pak Menteri dan langsung diberi arahan untuk bertindak sebagai Pelaksana Harian Rektor UNM. Jadi perintahnya langsung dari Pak Menteri,” ujar Ishaq kepada Celebes Media, Selasa (4/11/2025).

Siapa sosok Prof Farida Patittingi?

Sebelum dipercaya memimpin sementara UNM, nama Prof Farida sudah lama dikenal luas sebagai Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Hasanuddin.

Di bawah kepemimpinannya, Satgas PPKS Unhas mencatat 18 kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang telah ditangani sejak tim dibentuk pada 2022. Data ini dikonfirmasi melalui laporan resmi Unhas TV per 25 November 2024, yang menyebut penyelidikan dan pendampingan dilakukan terhadap seluruh laporan hingga Oktober 2024.

Kepemimpinan Prof Farida di Satgas PPKS dinilai tegas, berani, dan terbuka. Ia mendorong kolaborasi lintas fakultas serta aktif menyuarakan pentingnya pencegahan dan edukasi terhadap kekerasan seksual di lingkungan kampus.

“Kampus harus menjadi ruang aman bagi semua. Tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual, siapa pun pelakunya,”

tegas Prof Farida dalam kegiatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Unhas pada akhir 2024.

Rekam Jejak Akademik Prof Farida Patittingi

Prof Farida lahir di Bone, 26 Juni 1967, dan dikenal sebagai akademisi senior Universitas Hasanuddin. Ia merupakan guru besar di bidang Hukum Agraria, salah satu bidang yang menempatkannya di jajaran pakar hukum terkemuka di Indonesia.

Sebelum menduduki jabatan Wakil Rektor, ia sempat dua kali menjabat Dekan Fakultas Hukum Unhas (2014–2022) dan bahkan pernah mencalonkan diri sebagai Rektor Unhas pada periode sebelumnya.

Selain berfokus pada dunia akademik, Prof Farida juga dikenal aktif dalam isu pemberdayaan perempuan, hukum pertanahan, dan tata kelola sumber daya alam pesisir.

Meski penugasan sudah dilakukan secara lisan, surat keputusan resmi penunjukan Prof Farida sebagai Plh Rektor UNM kini tengah diproses oleh Kementerian.

“Suratnya pasti menyusul karena ini perintah langsung dari kementerian, ada proses formal yang harus dijalankan,” jelas Ishaq.

Dengan rekam jejak panjang dan integritas yang kuat, kehadiran Prof Farida di kursi kepemimpinan UNM diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi dunia akademik Sulawesi Selatan 

Laporan: Rifki