Kualitas Udara Sulsel Memburuk, 16 Daerah Terdampak
Kabut asap di langit Makassar, Rabu (14/10) - (ist)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Tidak hanya Makassar, ada 15 daerah lainnya di Sulawesi Selatan (Sulsel) kualitas udaranya masuk dalam kategori tidak sehat pada Rabu (14/10).
Penetapan kategori tidak sehat berdasarkan konsentrasi partikulat halus PM2.5. Partikel tersebut berukuran kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer dan dapat menjadi salah satu indikator kondisi udara.
Kualitas udara dapat diklasifikasikan berdasarkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 atau sekitar 30 kali lebih kecil dari sehelai rambut manusia. Karena ukurannya yang mikroskopis, partikel ini tidak dapat dilihat tanpa bantuan mikroskop dan mampu melayang di udara dalam waktu lama dan bisa terhirup ke dalam paru-paru.
Mengacu pada rentang kategori yang dicantumkan dalam data BMKG, kualitas udara terbagi menjadi lima tingkatan, yaitu:
Baik (hijau): konsentrasi PM2.5 sebesar 0–15,5 µg/m³.
Sedang (biru): konsentrasi PM2.5 sebesar 15,6–55,4 µg/m³.
Tidak sehat (kuning): konsentrasi PM2.5 sebesar 55,5–150,4 µg/m³.
Sangat tidak sehat (merah): konsentrasi PM2.5 sebesar 150,5–250,4 µg/m³.
Berbahaya (hitam): konsentrasi PM2.5 lebih dari 250,5 µg/m³.
Dari wilayah yang dipantau, 16 daerah masuk kategori tidak sehat atau zona kuning. Sementara itu, delapan wilayah lainnya berada dalam kategori sedang hingga baik.
Berikut daftar wilayah di Sulawesi Selatan yang diprediksi mengalami kualitas udara kategori tidak sehat pada Rabu, 14 Oktober 2026:
1. Bantaeng
2. Barru
3. Bone
4. Bulukumba
5. Gowa
6. Jeneponto
7. Makassar
8. Parepare
9. Maros
10. Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep)
11. Pinrang
12. Sidenreng Rappang (Sidrap)
13. Sinjai
14. Soppeng
15. Takalar
16. Wajo
