Home > PSM

Reuni Emosional Amiruddin Warnai Duel PSM vs Borneo FC

Ahmad Amiruddin - (foto by @psm_makassar/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Laga pekan ke-28 Super League 2025/26 antara PSM Makassar vs Borneo FC di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (18/4) malam, tidak hanya menjadi ajang perebutan poin krusial.

Pertandingan ini juga menjadi panggung reuni bagi asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, yang memiliki sejarah panjang bersama tim tamu.

Amiruddin bukan sosok asing bagi publik Samarinda. Sebelum merapat ke jajaran kepelatihan Juku Eja, pria asal Bone ini merupakan bagian penting dari staf kepelatihan Borneo FC selama bertahun-tahun.

Kedekatannya dengan manajemen, pemain, hingga suporter "Pesut Etam" menjadikannya salah satu figur yang dihormati di markas Borneo FC.

Pengetahuan Amiruddin mengenai dapur Borneo FC diprediksi akan menjadi kartu truf bagi tim pelatih PSM dalam menyusun strategi.

Ia sangat mengenal karakter bermain beberapa pilar senior Borneo FC yang hingga kini masih menjadi tumpuan di skuat asuhan mereka.

Amiruddin bukan sekadar asisten pelatih biasa bagi Borneo FC. Ia adalah salah satu "penjaga tradisi" di klub asal Samarinda tersebut sebelum akhirnya pindah ke PSM.

Selama kurang lebih 6 tahun masa bakti (Januari 2016 - Juli 2022), Amiruddin menjadi sosok yang stabil di tengah seringnya pergantian pelatih kepala di kubu Pesut Etam.

Sebagai asisten, ia menjadi tangan kanan bagi banyak pelatih top yang pernah menangani Borneo FC. Di antaranya Mario Gomez (Argentina), Dejan Antonic (Serbia) dan Dragan Djukanovic (Serbia).

Amiruddin sering menjadi "pemadam kebakaran" saat klub sedang dalam masa transisi pergantian pelatih. Salah satu momen krusialnya adalah memimpin tim secara mandiri di awal musim 2021/2022 sebelum kedatangan pelatih tetap.

Dengan rekam jejak mendampingi lebih dari 150 pertandingan bersama Borneo FC, ia membawa pengetahuan mendalam tentang jeroan taktik dan mentalitas mantan klubnya tersebut ke markas PSM saat ini.

Kehadiran Amiruddin di sisi lapangan terjadi di saat kedua tim memiliki misi yang bertolak belakang. PSM berambisi memutus tren negatif tujuh laga kandang tanpa kemenangan sekaligus menjauh dari papan bawah.

Sedangkan Borneo FC berjuang mengamankan tiga poin demi terus menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen dalam perburuan gelar juara musim ini.

Borneo FC datang dengan modal mentereng, yakni lima laga beruntun tanpa kekalahan. Namun, kehadiran sosok Ahmad Amiruddin di kubu lawan bisa menjadi "kerikil" bagi ambisi juara mereka, mengingat ia sangat paham bagaimana mematikan aliran bola Pesut Etam.

Pertarungan taktikal antara staf pelatih yang sudah saling mengenal ini akan menjadi bumbu penyedap dalam duel sengit yang dijadwalkan kick-off pada pukul 20.00 WITA tersebut.