Ingin Jadi Petugas Haji? Ketahui Syarat, Kategori dan Jadwal Seleksi

Petugas Haji Indonesia - (foto by Dok UMSU)⁷

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali menjadi sorotan menjelang dibukanya proses rekrutmen tahun 2026. 

Sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan ibadah haji, PPIH berperan memastikan setiap jemaah mendapatkan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan optimal sejak keberangkatan di Tanah Air hingga seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Menjadi bagian dari PPIH bukan hanya tugas administratif. Petugas harus siap mendampingi jemaah selama perjalanan, masa operasional haji, hingga kembali ke Indonesia. Karena itu, calon pelamar wajib memahami struktur PPIH sebelum mengikuti seleksi yang rencananya digelar mulai akhir 2025.

Mengacu pada informasi Kementerian Haji dan Umrah RI pada akun resminya berikut pembagian kategori petugas haji untuk pelaksanaan 1447 H/2026 M:

1. PPIH Pusat

Petugas yang berperan mengoordinasikan seluruh proses penyelenggaraan haji dari kantor pusat. Mereka memastikan seluruh kebijakan berjalan selaras antara Indonesia dan Arab Saudi.

2. PPIH Arab Saudi

Tim yang bertugas langsung di Arab Saudi. Fokus utamanya adalah pembinaan, pelayanan, serta perlindungan jemaah selama melaksanakan kegiatan ibadah.

3. PPIH Embarkasi

Petugas yang mendampingi jemaah di asrama embarkasi dan debarkasi, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan.

4. PPIH Kloter

Petugas yang menyertai jemaah dalam kelompok terbang (kloter). Mereka berperan sejak pemberangkatan, perjalanan udara, pelayanan di Tanah Suci, hingga kembali ke Indonesia.

5. Petugas Haji Daerah (PHD)

Petugas pendamping di tingkat daerah yang mendukung tugas PPIH kloter. Kuota PHD berasal dari alokasi jemaah haji reguler sesuai aturan yang berlaku.

Tahapan Rekrutmen PPIH 2026

Kementerian Haji dan Umrah RI telah menetapkan jadwal rekrutmen PPIH 2026 sebagai berikut:

  • November 2025 – Seleksi PPIH Arab Saudi dan PPIH kloter
  • Desember 2025 – Seleksi PPIH Arab Saudi tingkat pusat
  • Januari–Februari 2026 – Diklat serta bimbingan teknis petugas haji

Seleksi dilakukan melalui sistem informasi terintegrasi dan terdiri dari tiga tahap utama:

  • Seleksi administrasi
  • Tes kompetensi
  • Wawancara

Proses seleksi akan diawasi secara ketat untuk menjamin kualitas petugas yang terpilih. Setelah dinyatakan lulus, peserta wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan yang mencakup peningkatan kompetensi layanan, kedisiplinan, hingga penguasaan komunikasi dasar dalam bahasa Arab.