BGN Buka-bukaan Soal Anggaran MBG: Bahan Pangan Bukan Rp15.000
Proses distribusi MBG saat bulan suci Ramadan di UPT SPF SD Negeri Rappojawa No.71 - (foto by Rifki)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa anggaran bahan makanan dalam program MBG bukan Rp15.000 per porsi, melainkan berada di kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi.
Penegasan ini disampaikan Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, di Jakarta, dikutip dari laman resmi BGN, Selasa (24/2).
Alokasi Rp13.000 untuk balita hingga siswa kelas 3 SD serta Rp15.000 bagi siswa kelas 4 SD ke atas hingga ibu menyusui bukan sepenuhnya untuk bahan baku makanan.
Sebagian dana dialokasikan untuk kebutuhan operasional dan insentif mitra pelaksana.
"Jadi, kami ingatkan kembali anggaran bahan makanan untuk balita/PAUD/TK/RA serta SD/MI kelas 1–3 itu sebesar Rp8.000 per porsi. Sementara, untuk SD/MI kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui, anggaran bahan makanan sebesar Rp10.000 per porsi," ujar Nanik.
BGN memaparkan bahwa dari total anggaran per porsi, terdapat alokasi Rp3.000 untuk biaya operasional. Dana ini digunakan untuk mendukung kelancaran distribusi dan pelaksanaan program, seperti pembayaran listrik, internet, gas, air, insentif relawan SPPG, insentif guru PIC, biaya kendaraan, BPJS Ketenagakerjaan relawan, hingga kebutuhan kebersihan dan bahan bakar operasional.
Selain itu, terdapat Rp2.000 per porsi yang diperuntukkan bagi sewa lahan dan bangunan, termasuk dapur dan gudang, kamar mes, pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sistem filtrasi air, serta penyewaan peralatan masak modern seperti steam rice, kompor, kulkas, chiller, freezer, hingga ompreng..
Dalam juknis terbaru Nomor 401.1, anggaran sebesar Rp2.000 per porsi tersebut dikategorikan sebagai insentif fasilitas SPPG yang disediakan oleh mitra sebesar Rp6 juta per hari, dengan asumsi setiap SPPG melayani 3.000 penerima manfaat.
Anggaran MBG terbilang fantastis. Belanja pemerintah untuk program MBG mencapai sekitar Rp 80 triliun setiap kuartal, dengan total anggaran mencapai Rp 335 triliun tahun ini .
