MBG Libur Saat Idulfitri, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun

Pendistribusian MBG selama Ramadan akan dihentikan sementara selama Lebaran - (foto dok Celebesmedia.id)

LCELEBESMEDIA.ID, Makassar - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diliburkan sementara selama perayaan Idulfitri 2026. 

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Dadan mengungkapkan bahwa penghentian sementara program tersebut berdampak signifikan terhadap efisiensi anggaran negara.

"Untuk yang Idul Fitri, perlu saya sampaikan bahwa untuk anak sekolah, penyaluran terakhir tanggal 13 Maret 2026 kemarin. Nah, kemudian untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita terakhir hari ini," kata Dadan, dikutip Antara, Rabu (18/3).

Ia menerangkan dengan meliburkan MBG selama Ramadan akan menghemat anggaran hingga Rp5 triliun.

"Setelah itu, kita akan merayakan Idul Fitri, dan Program MBG akan kembali operasional tanggal 31 Maret 2026, itu kurang lebih sekitar Rp5 triliun dihemat dengan seperti itu," katanya.

BGN memastikan bahwa tidak ada penyaluran MBG selama periode 18 hingga 24 Maret 2026. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh penerima manfaat, baik peserta didik maupun kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Sebagai solusi, distribusi bantuan dilakukan lebih awal sebelum masa libur dimulai.

"Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya, yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026, berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah dengan tiga paket bundling kemasan sehat untuk MBG alokasi hari Rabu, 18 Maret 2026 sampai Jumat, 20 Maret 2026," ujar Dadan.

BGN menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis akan kembali berjalan normal mulai 31 Maret 2026 setelah libur Idul Fitri berakhir. 

Pemerintah memastikan keberlanjutan program tetap menjadi prioritas, termasuk menjaga kualitas distribusi dan transparansi penggunaan anggaran.