Daring karena Cuaca Ekstrem, Siswa Tetap Dapat MBG

Proses distribusi MBG saat bulan suci Ramadan di UPT SPF SD Negeri Rappojawa No.71, Selasa (24/2) - (foto by Rifki)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Proses belajar mengajar di Makassar dialihkan ke sistem dalam jaringan (daring) menyusul potensi cuaca ekstrem dan banjir. Meski demikian, distribusi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dan dibagikan langsung di sekolah.

Kebijakan pembelajaran daring diberlakukan Dinas Pendidikan Kota Makassar mulai 25 hingga 28 Februari 2026. Langkah ini diambil setelah adanya peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Meski kegiatan tatap muka dihentikan sementara, program MBG dipastikan tidak ikut dihentikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT SPF SD Negeri Rappojawa No.71, Rospina, menegaskan distribusi makanan tambahan bagi siswa tetap dilaksanakan di sekolah. Skema pendistribusiannya siswa didampingi orang tua yang lokasi rumahnya berada di dekat sekolah akan datang mengambil MBG.

“Iya ada edaran untuk daring. Untuk MBG-nya sudah terkonfirmasi tadi, tetap berjalan. Nanti akan dikirim ke sekolah, dipanggil anak-anak datang untuk menerimanya, orang tuanya kan biasa dekat-dekat anak-anak di sekolah,” ujar Rospina saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, pembagian MBG dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 Wita. Skema tersebut tetap berlaku selama masa pembelajaran daring.

“Jadwalnya sekira pukul 10-12 Wita, selama daring tetap dapat MBG-nya. Gurunya juga tetap masuk,” tambahnya.

Dengan mekanisme itu, sekolah tetap beroperasi secara terbatas untuk memastikan distribusi berjalan sesuai jadwal. Sementara proses belajar mengajar dilakukan dari rumah masing-masing.

Khusus selama Ramadan, distribusi MBG disesuaikan dalam bentuk paket makanan kering. Paket tersebut dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa. 

Laporan: Rifki