Naik Level, Duo Pelatih PSM Ikuti Kursus Lisensi Pro
Zulkifli Syukur - (foto by @psm_makassar/instagram)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Dua sosok penting di jajaran kepelatihan PSM Makassar, Asisten Pelatih Ahmad Amiruddin dan Direktur Teknik Zulkifli Syukur, mengambil langkah besar untuk menaikkan level profesional mereka.
Duo pelatih asal Sulawesi Selatan ini lolos untuk mengikuti kursus kepelatihan tertinggi, Pro Diploma Coaching Course periode 2026-2027.
Langkah ini menjadi torehan penting bagi karier keduanya. Jika berhasil lulus dan mengantongi lisensi Pro AFC tersebut, Amiruddin dan Zulkifli secara regulasi sudah memenuhi syarat mutlak untuk menakhodai klub-klub di kasta tertinggi kompetisi sepak bola, termasuk Super League, di masa depan.
"Insya Allah jika lulus sudah bisa memimpin klub di Super League," ujar Zulkifli saat dihubungi CELEBESMEDIA.ID, Sabtu (13/6) malam.
Pro Diploma Coaching Course sendiri merupakan jenjang tertinggi dalam struktur pendidikan kepelatihan sepak bola.
Kursus ini dirancang bukan hanya untuk memperdalam taktik dan strategi permainan di lapangan, melainkan juga membekali pelatih dengan kemampuan manajemen klub modern, analisis performa berbasis data tingkat lanjut, kepemimpinan, hingga pengelolaan tekanan media dan industri sepak bola global.
Mengingat standar tinggi yang diterapkan, perjuangan untuk meraih sertifikasi ini dipastikan tidak mudah.
Prosesnya membutuhkan komitmen besar, baik dari segi waktu, tenaga, hingga finansial yang tidak sedikit. Program intensif ini nantinya akan dibagi ke dalam delapan modul (block) pertemuan yang dinamis dan komprehensif.
Amiruddin dan Zulkifli berada di Jakarta sejak Rabu (10/6/2026) lalu untuk memulai perjuangan mereka. Keduanya langsung mengikuti modul pertama (block 1) yang berlangsung selama enam hari, terhitung sejak Kamis (11/6/2026) hingga Selasa (16/6/2026) mendatang.
Sementara itu, jadwal untuk modul kedua dan seterusnya akan diumumkan menyusul oleh pihak penyelenggara.
Menanggapi kesempatan emas ini, Ahmad Amiruddin mengaku sangat bersyukur atas kesempatan berharga untuk kembali menimba ilmu.
“Alhamdulillah. Semoga Allah mudahkan,” kata Amiruddin.
Pelatih yang akrab disapa Amir ini berharap diberikan kelancaran dalam melewati seluruh tahapan kursus yang dikenal panjang dan menguras energi tersebut.
Bagi Amir, hasrat untuk terus belajar dan berkembang menjadi bahan bakar utama guna menyelesaikan mandat ini demi kemajuan sepak bola tanah air, khususnya bagi Juku Eja.
