Waspada! Kualitas Udara Maros Tidak Sehat

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kualitas udara di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, berada pada kategori tidak sehat berdasarkan pemantauan IQAir pada Selasa (20/10/2026) pukul 09.00 WITA.

Indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) tercatat mencapai 156.

Data IQAir menunjukkan polutan utama yang mencemari udara di Maros adalah partikel halus PM2.5 dengan konsentrasi 63 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Partikel ini berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan berisiko mengganggu kesehatan.

Kategori tidak sehat tersebut menandakan kualitas udara perlu diwaspadai, terutama oleh kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung.

Paparan polusi juga dapat berdampak pada masyarakat umum, khususnya jika berlangsung dalam waktu lama.

Berdasarkan prakiraan per jam yang ditampilkan IQAir, indeks kualitas udara Maros diperkirakan membaik secara bertahap sepanjang hari.

Pada pukul 10.00 WITA, AQI diproyeksikan turun menjadi 148, kemudian 141 pada pukul 11.00 WITA dan 133 pada pukul 12.00 WITA.

Indeks tersebut diperkirakan kembali turun menjadi 125 pada pukul 13.00 WITA dan 117 pada pukul 14.00 WITA.

Meski menunjukkan tren perbaikan, kualitas udara pada rentang prakiraan tersebut masih berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

IQAir juga mencatat suhu udara sekitar 33 derajat Celsius, kecepatan angin 3 kilometer per jam, dan kelembapan 39 persen pada saat pengukuran.

Data stasiun pemantauan yang ditampilkan bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti respirator N95 yang terpasang dengan baik, dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan PM2.5.