Kualitas Udara Maros Masih Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kualitas udara di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, masih berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif berdasarkan pemantauan IQAir pada Rabu (21/10/2026) pukul 10.00 WITA.
Indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) tercatat sebesar 136, dengan konsentrasi polutan utama PM2.5 mencapai 49,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Meski masih perlu diwaspadai, kondisi tersebut menunjukkan perbaikan dibandingkan sehari sebelumnya.
Pada Selasa (20/10/2026) pukul 09.00 WITA, AQI Maros mencapai 156, sedangkan konsentrasi PM2.5 tercatat sebesar 63 µg/m³.
Dengan demikian, indeks kualitas udara Maros turun 20 poin dalam perbandingan dua waktu pemantauan tersebut.
Konsentrasi PM2.5 juga berkurang 13,2 µg/m³. Namun, penurunan ini belum membuat kualitas udara keluar dari kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
PM2.5 merupakan partikel polutan berukuran sangat kecil, yakni berdiameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil. Partikel ini dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan berisiko mengganggu kesehatan.
Kelompok yang perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi tersebut antara lain anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung.
Mereka disarankan membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Masyarakat juga perlu mengurangi paparan polusi dan memantau perkembangan indeks kualitas udara secara berkala.
